LAMPUNG BARAT — Antrean kendaraan di SPBU Kembahang, Kecamatan Batu Brak, kembali menjadi sumber kemacetan di jalur nasional yang menghubungkan sejumlah kecamatan di Lampung Barat, Jumat (12/6/2026). Kendaraan roda empat seperti truk, mobil pikap, dan mobil pribadi mendominasi antrean yang mengular hingga ke bahu jalan. Sepeda motor juga terlihat ikut mengantre, namun kepadatan paling besar berasal dari kendaraan angkutan barang yang membutuhkan pasokan BBM dalam jumlah besar.
Bahu Jalan Jadi Area Parkir Darurat, Risiko Kecelakaan Meningkat
Pantauan di lokasi menunjukkan kendaraan yang menunggu giliran mengisi BBM terpaksa berhenti di bahu jalan. Ruas jalan pun menyempit drastis, terutama saat kendaraan berukuran besar melintas dari arah berlawanan. Pengendara yang melintas harus ekstra hati-hati menghindari kendaraan yang keluar-masuk antrean menuju area pengisian BBM.
"Kalau antrean sudah sampai keluar SPBU seperti ini, kendaraan yang lewat jadi susah. Apalagi di sini tidak ada jalan lain untuk menghindar, jadi semua kendaraan menumpuk di satu jalur," ujar seorang pengendara yang melintas di lokasi.
Tak Ada Jalur Alternatif, Warga Terpaksa Bertahan di Antrean
Ketiadaan jalur alternatif membuat seluruh kendaraan harus tetap melintasi titik kemacetan yang sama. Ruas jalan nasional itu merupakan satu-satunya akses utama yang menghubungkan antar-kecamatan di Lampung Barat. Kondisi ini tidak hanya menghambat mobilitas masyarakat, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.
Meski harus menghadapi antrean panjang, masyarakat tetap memilih bertahan demi mendapatkan pasokan BBM untuk kebutuhan sehari-hari maupun aktivitas usaha. "Iya kalau tidak antre seperti ini tidak dapat minyak. Apalagi Pertamax sudah naik harganya, takut nanti Solar dan Pertalite juga ikut naik. Jadi mau tidak mau harus tahan antre," kata salah seorang pengendara yang ikut mengantre.
Kontras dengan SPBU Pasar Liwa: Antrean Masih Tertampung di Dalam
Kondisi berbeda terlihat di SPBU Pasar Liwa, Kecamatan Balik Bukit. Meski masih terjadi antrean, jumlah kendaraan yang mengisi BBM tidak sebanyak di SPBU Kembahang. Sebagian besar kendaraan masih dapat tertampung di dalam area SPBU sehingga arus lalu lintas di ruas jalan sekitar tetap berjalan normal. Antrean di SPBU Pasar Liwa didominasi kendaraan yang membeli BBM jenis Solar dan Pertalite.
Warga Desak Pihak Terkait Segera Ambil Langkah Konkret
Masyarakat berharap pihak terkait segera mengambil langkah untuk mengatasi antrean yang berulang di SPBU Kembahang. Kemacetan yang terus terjadi tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga berpotensi mengancam keselamatan pengguna jalan yang melintas di jalur nasional tersebut. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak SPBU maupun Dinas Perhubungan Lampung Barat terkait penanganan masalah ini.