Pencarian

Ratri/Hikmat Sumbang Emas Pertama Para Badminton di Asian Para Games 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 • 15:07:31 WIB
Ratri/Hikmat Sumbang Emas Pertama Para Badminton di Asian Para Games 2026
Leani Ratri Oktila/Hikmat Ramdani meraih emas pertama cabang para badminton Indonesia di Asian Para Games 2026.

LAMPUNG — Leani Ratri Oktila/Hikmat Ramdani mempersembahkan medali emas pertama cabang para badminton Indonesia di Asian Para Games 2026. Ganda campuran SL3-SU5 itu menang dramatis atas wakil India, Thulasimathi/Kumar Nitesh, lewat rubber game 11-21, 21-19, 21-14 di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Aichi, Jumat (23/10). Tambahan emas ini menjaga Indonesia di peringkat kesembilan klasemen sementara medali.

Kemenangan Ratri/Hikmat memutus kebuntuan sektor para badminton yang sebelumnya hanya menyumbang perak. Duel berlangsung tiga gim dengan pola yang berubah drastis: Indonesia tertinggal jauh di gim pertama, bangkit di gim kedua, lalu mengunci laga di gim penutup.

Kalah 11-21 di Gim Pertama, Ratri/Hikmat Berbalik Menguasai Laga

Thulasimathi/Kumar Nitesh membuka pertandingan dengan tekanan ketat. Pasangan India itu menutup gim pertama 21-11 dan sempat memegang kendali jalannya pertandingan.

Ratri/Hikmat merespons di gim kedua. Lewat reli panjang dan penempatan bola yang lebih rapi, pasangan Indonesia menang tipis 21-19 untuk memaksa rubber game.

Gim ketiga berjalan satu arah. Ratri/Hikmat menjauh sejak poin-poin awal dan menutup laga 21-14, memastikan emas pertama Indonesia dari cabang para badminton pada edisi ini.

Ratri Sudah Dekat ke Emas di Tunggal Putri SL4

Sebelum berpasangan dengan Hikmat, Ratri lebih dulu menembus final tunggal putri SL4. Atlet 35 tahun itu harus puas dengan perak setelah kalah dari wakil China, Cheng Hefang, lewat rubber game 21-23, 21-13, 17-21.

Kegagalan di nomor tunggal tidak menyurutkan performa Ratri di nomor ganda campuran. Justru di nomor inilah keran emas para badminton Indonesia akhirnya terbuka.

Fredy Setiawan Tambah Perak dari Tunggal Putra SL4

Medali perak lain datang dari Fredy Setiawan di nomor tunggal putra SL4. Fredy kalah dua gim langsung dari atlet India, Naveen Sivakumar, dengan skor 9-21, 17-21.

Hasil itu melengkapi rapor para badminton Indonesia sejauh ini: satu emas dan dua perak, dengan sejumlah final lain masih menunggu dimainkan.

Dua Final Lagi Menanti: Rina/Subhan dan Suryo/Imran

Peluang menambah emas masih terbuka. Ganda campuran Rina Marlina/Subhan sedang menghadapi wakil China, Shuangbao Lin/Qingtao Zeng, di final nomor SH6.

Berikutnya, ganda putra Suryo Nugroho/Imran Muh Al akan melawan pasangan Korea Selatan, Shin Kyung Hwan/Cho Nadan, pada final nomor SL3-SU5, Jumat (23/10).

Klasemen Sementara: Indonesia Koleksi 11 Emas, 16 Perak, 36 Perunggu

Tambahan emas dari Ratri/Hikmat membuat kontingen Merah Putih mengumpulkan 11 emas, 16 perak, dan 36 perunggu. Posisi Indonesia belum beranjak dari peringkat kesembilan klasemen sementara medali Asian Para Games 2026.

Dengan dua final para badminton yang belum selesai, peluang Indonesia memperbaiki posisi di klasemen masih terbuka lebar.

Follow lampungvoice.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks