LAMPUNG TIMUR — Prestasi itu tidak datang dari satu cabang saja. Dari Matematika hingga pidato bahasa Arab, santri SMP Muhammadiyah Al-Ghifari menyapu gelar juara di hampir setiap kategori yang dipertandingkan. Cabang Matematika menyumbang Juara I dengan lima piala, disusul Bahasa Indonesia yang juga meraih Juara I dengan lima piala.
Puluhan Piala dari Empat Rumpun Lomba
Di bidang akademik, cabang IPA menghasilkan Juara I satu piala, Juara II dua piala, dan Juara III dua piala. Lomba Cepat Tepat (LCT) menyumbang Juara I satu piala dan Juara II dua piala. Cabang IPS melengkapi raihan dengan Juara I dua piala, Juara II dua piala, dan Juara III satu piala.
Bidang keagamaan tidak kalah produktif. Musabaqah Hifzil Qur'an (MHQ) menyumbang Juara I empat piala dan Juara II satu piala. Kaligrafi meraih Juara I dua piala dan Juara II tiga piala, sementara Musabaqah Syarhil Qur'an (MSQ) membawa pulang Juara III tiga piala.
Dari ranah seni dan keterampilan berbahasa, cabang puisi menjadi penyumbang terbesar dengan Juara I lima piala. Storytelling menghasilkan Juara II satu piala dan Juara III empat piala, news reading Juara III dua piala, serta pidato bahasa Arab Juara I satu piala dan Juara III empat piala.
Kepala Sekolah Sebut Kerja Keras Santri dan Pembimbing Berbuah Maksimal
Kepala SMP Muhammadiyah Al-Ghifari, M. Romadona, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menilai hasil ini lahir dari persiapan latihan yang matang dan dorongan tim kesiswaan.
"BarakAllah hasil yang tidak sia-sia, dari Mofest ke-4 ini sangat luar biasa, santri dan pembimbing sangat berkerja keras dalam mempersiapkan latihan yang matang, dan kinerja tim kesiswaan yang terus mendorong transformasi prestasi siswa SMP Muhammadiyah Al Ghifari sehingga mendapatkan hasil yang sangat-sangat maksimal," ujarnya.
Menurut Romadona, keberhasilan di MOFEST bukan sekadar soal jumlah piala. Ajang ini menjadi ruang aktualisasi bagi peserta didik untuk mengembangkan bakat, membangun kepercayaan diri, dan belajar menghargai proses.
MOFEST IV Jadi Ruang Aktualisasi Santri di Luar Kelas
MOFEST ke-4 Lampung mempertemukan peserta dari berbagai sekolah Muhammadiyah di provinsi tersebut. Kompetisi dibagi ke dalam bidang akademik, keagamaan, seni, dan keterampilan berbahasa, dengan SMP Muhammadiyah Pekalongan sebagai tuan rumah.
Bagi SMP Muhammadiyah Al-Ghifari, raihan Juara Umum II dan Juara Favorit menjadi modal untuk pembinaan berikutnya. Sekolah menilai sinergi antara santri, pembimbing, dan tim kesiswaan sebagai kunci lahirnya prestasi yang berjalan seiring pembentukan karakter dan penguatan nilai keislaman.