LAMPUNG — Arema FC memprioritaskan perbaikan komunikasi antarpemain sebelum menghadapi Persija Jakarta pada pekan keenam BRI Super League 2026/2027 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (21/10/2026). Bek Singo Edan, Achmad Maulana Syarif, mengakui miskomunikasi di lapangan menjadi penyebab hasil kurang maksimal dalam sejumlah laga terakhir.
Persiapan Arema FC menuju laga melawan Persija diwarnai evaluasi internal. Achmad Maulana menyebut timnya masih kerap kehilangan koordinasi saat membangun serangan maupun mengantisipasi tekanan lawan.
Miskomunikasi Saat Menyerang Jadi Sorotan
Menurut Achmad Maulana, kesalahan komunikasi muncul di momen-momen krusial pertandingan sebelumnya. Dampaknya, permainan Arema FC tidak berjalan sesuai rencana tim pelatih.
"Ya, mungkin kemarin ada beberapa miss error seperti saat kita coba menyerang di match sebelumnya, cuma ada beberapa miskomunikasi jadi hasilnya kurang maksimal," kata Achmad Maulana.
Pemain kelahiran Bandung itu memastikan para pemain sudah berupaya memperbaiki kekurangan tersebut lewat sesi latihan. Ia berjanji hasil perbaikan akan dibuktikan langsung di lapangan.
"Tapi saya pribadi dan teman-teman di lapangan sudah coba memperbaiki hal itu, dan kita akan buktikan nanti di match lawan Persija," imbuhnya.
Kepercayaan Penuh pada Arahan Marcos Reina
Achmad Maulana juga menegaskan dukungannya terhadap tim kepelatihan yang dipimpin Marcos Reina. Ia berharap strategi dan arahan pelatih bisa diterapkan seluruh pemain saat menghadapi Macan Kemayoran.
"Kalau dari saya, ya saya percaya sama tim kepelatihan Coach Marcos, dan kita akan coba di match lawan Persija," ujarnya.
Rentetan Hasil Buruk Tekan Mental Skuad
Di sisi lain, Achmad Maulana mengakui rentetan hasil kurang memuaskan turut memengaruhi kondisi mental para pemain. Tekanan itu kian berat karena Arema FC harus berhadapan dengan Persija yang tengah menunjukkan performa positif, meski baru saja menelan kekalahan pertamanya.
"Ya, tentunya kalau dari sisi pemain, setelah pertandingan kemarin terus rentetan hasil yang kurang baik buat Arema," ungkapnya.
Meski demikian, ia menilai situasi tersebut justru bisa mempererat kekompakan skuad. Kebersamaan antarpemain dinilai menjadi modal penting untuk menghadapi tekanan di kandang lawan.
"Tentunya tidak mudah buat kita buat bisa comeback di pertandingan lawan Persija. Tapi rentetan kurang baik itu jadi bikin kita lebih kuat, lebih bersama, dan kita bakal nampilin yang terbaik nanti di match lawan Persija," pungkasnya.
Laga di Patriot Candrabhaga Jadi Ajang Pembuktian
Duel melawan Persija menjadi kesempatan bagi Arema FC memperbaiki performa sekaligus membuktikan hasil evaluasi tim. Pembenahan komunikasi dan peningkatan kekompakan di lapangan diharapkan mampu membantu Singo Edan menghadapi tantangan dari tuan rumah di Stadion Patriot Candrabhaga.