LAMPUNG — BYD menyiapkan sedan listrik ultra-mewah di bawah merek Yangwang dengan perkiraan panjang 5.500 mm dan harga mulai 2 juta yuan atau sekitar Rp5,4 miliar. Model ini diposisikan menantang Rolls-Royce Phantom dan Mercedes-Maybach S-Class di segmen sedan eksekutif global. Peluncuran perdananya dikabarkan bakal berlangsung di Uni Emirat Arab, bukan di pasar domestik China.
Manajer Umum Yangwang, Hu Xiaoqing, sudah memperlihatkan sejumlah gambar sedan eksekutif terbaru yang masih menjalani pengujian jalan. Meski sebagian bodi disamarkan, siluet kendaraan memperlihatkan proporsi besar yang mengingatkan pada Mercedes-Maybach S-Class maupun Rolls-Royce Phantom. BYD belum mengungkap nama resmi, spesifikasi lengkap, ataupun tanggal peluncuran model tersebut.
Dimensi 5.500 mm dan Pintu Coach Door Pertama BYD
Laporan media lokal menyebut panjang sedan ini sekitar 5.500 mm. Angka itu menempatkannya di kelas sedan eksekutif besar yang mengutamakan ruang kabin dan kenyamanan penumpang belakang.
Satu detail yang paling disorot adalah penggunaan pintu coach door, yakni pintu dengan engsel di bagian belakang. Desain semacam ini identik dengan mobil ultra-mewah, dan disebut bakal menjadi yang pertama dipakai pada kendaraan BYD.
Terlihat di Stasiun Flash Charging, Sinyal Pengisian Kelas Megawatt
Sedan Yangwang ini sempat tertangkap kamera di stasiun pengisian daya cepat milik BYD. Kemunculan tersebut memunculkan indikasi bahwa kendaraan ini berpotensi mendukung pengisian berdaya sangat tinggi hingga kelas megawatt.
Jika terealisasi, kemampuan pengisian seperti itu menjadi nilai tambah bagi sedan premium yang menyasar konsumen dengan mobilitas tinggi. BYD sendiri belum memberi konfirmasi resmi soal angka daya pengisian maupun kapasitas baterainya.
Teknologi Disruptif dan Spekulasi Baterai Solid-State
Manajer Umum Eksekutif Yangwang, Zheng Yu, menyebut model baru ini akan menghadirkan teknologi disruptif yang belum pernah ada sebelumnya. Ia belum menjelaskan lebih lanjut teknologi yang dimaksud.
Spekulasi yang mengemuka adalah kemungkinan sedan ini menjadi salah satu kendaraan pertama BYD yang memakai baterai solid-state. Teknologi tersebut tengah dikembangkan industri otomotif karena berpotensi menaikkan kepadatan energi dan memperpanjang jarak tempuh kendaraan listrik.
Wakil Presiden Eksekutif BYD, Stella Li, sebelumnya mengatakan dalam wawancara dengan Carwow.es bahwa kendaraan pertama perusahaan yang menggunakan baterai solid-state akan diperkenalkan pada 2027. Belum ada konfirmasi resmi bahwa sedan Yangwang terbaru ini adalah model yang dimaksud.
Posisi Harga di Antara U7 dan U8L
Dari sisi harga, sedan listrik ultra-mewah ini diperkirakan dibanderol mulai 2 juta yuan atau sekitar Rp5,4 miliar. Jika angka tersebut akurat, model ini akan menjadi salah satu kendaraan termahal dalam jajaran BYD.
- Yangwang U7: sedan listrik mulai 658.000 yuan atau setara Rp1,7 miliar
- Yangwang U8L: SUV plug-in hybrid mulai 1,45 juta yuan
- Yangwang U9: supercar listrik berperforma tinggi
- Sedan ultra-mewah baru: diperkirakan mulai 2 juta yuan atau sekitar Rp5,4 miliar
Yangwang menempati posisi tertinggi dalam hierarki merek BYD, di atas Denza dan FangChengBao. Sejumlah model Yangwang sebelumnya memakai platform e? dengan empat motor listrik berdaya hingga 1.300 hp, dipadukan sistem kontrol bodi cerdas DiSus-X yang memungkinkan manuver unik seperti melaju dengan tiga roda.
Ambisi BYD Keluar dari Segmen Mobil Terjangkau
Selama ini BYD dikenal lewat mobil listrik murah seperti Seagull yang dijual di bawah US$10.000 di China. Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan melebarkan lini produknya ke SUV tiga baris, pikap, hingga supercar listrik.
Melalui sedan Yangwang terbaru, BYD tampaknya ingin memperluas ambisi ke segmen ultra-mewah yang selama ini dikuasai Rolls-Royce, Bentley, dan Mercedes-Maybach. Strateginya bukan lagi sekadar bersaing lewat harga dan volume penjualan, tetapi lewat teknologi serta kemewahan.