LAMPUNG — Isu pasokan energi kembali menghangat setelah Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengakui adanya kendala pasokan batu bara untuk pembangkit listrik PLN. Meski pemerintah menjamin tidak akan ada pemadaman, sejumlah daerah tetap melaporkan pemadaman bergilir. Situasi ini langsung memicu keresahan di kalangan pemilik kendaraan listrik, khususnya pengguna motor listrik yang mengandalkan pengisian daya di rumah.
Langkah Manual untuk Pengguna Motor Listrik Konvensional
Bagi pemilik motor listrik yang belum dibekali sistem pengisian pintar, prosedur saat mati listrik perlu dilakukan secara hati-hati. Ilman Fachrian Fadly dari Polytron menyarankan agar kabel charger segera dicabut dari stopkontak begitu aliran listrik padam.
"Langkah ini bertujuan untuk melindungi komponen charger dan sistem Battery Management System (BMS) dari risiko lonjakan tegangan (voltage surge atau power surge) yang mungkin terjadi saat listrik menyala secara mendadak," ujar Ilman kepada Kompas.com, Jumat (19/6/2026).
Setelah listrik kembali menyala, pengguna disarankan tidak langsung mencolokkan charger. Tunggu beberapa menit hingga aliran listrik dari PLN benar-benar stabil kembali. Langkah sederhana ini bisa mencegah kerusakan permanen pada komponen kelistrikan motor.
Smart Charging ALVA: Proteksi Otomatis Tanpa Panik
Pendekatan berbeda datang dari ALVA. VP Engineering ALVA, Cahya Agusta Harianto, menjelaskan bahwa motor listrik produksinya kini sudah mengadopsi smart charging system yang mampu menangani pemadaman secara otomatis.
"Misal motor listrik dicas, terus aliran listrik padam, maka proses pengisian daya berhenti dan smart charging system berhenti. Apabila tiba-tiba aliran listrik kembali aktif, maka smart charging akan memulai kembali proses charging," jelas Cahya.
Dengan sistem ini, pengguna tidak perlu repot-repot mencabut kabel charger dari port motor saat listrik padam. Sistem akan secara otomatis mendeteksi kondisi aliran listrik dan melanjutkan pengisian daya begitu listrik kembali normal tanpa risiko merusak BMS atau charger. Cahya menambahkan, kondisi mati lampu secara teknis setara dengan situasi ketika pengguna mencabut kabel dari sumber daya secara manual.
Perbedaan Utama yang Perlu Dipahami Pemilik Motor Listrik
Intinya, efek mati listrik saat mengecas motor listrik sangat bergantung pada teknologi yang digunakan. Motor listrik dengan sistem konvensional rentan terhadap lonjakan tegangan jika tidak segera dicabut dari stopkontak. Sebaliknya, motor listrik yang sudah mengadopsi smart charging, seperti produk ALVA, memiliki lapisan proteksi tambahan yang membuat proses pengisian daya lebih aman dan praktis.
Bagi pemilik motor listrik yang masih ragu, langkah paling aman adalah selalu mencabut charger saat pemadaman terjadi dan menunggu listrik stabil sebelum mengisi daya kembali. Informasi lebih lanjut mengenai spesifikasi sistem pengisian daya bisa ditanyakan langsung ke ATPM masing-masing.