LAMPUNG — Koreksi harga emas Pegadaian hari ini mengikuti tekanan di pasar global. Mengutip laman resmi Pegadaian, harga emas Antam turun ke Rp 2.812.000 per gram dari posisi sebelumnya Rp 2.839.000 per gram. Emas UBS melemah menjadi Rp 2.717.000 per gram, sementara Galeri24 turun ke Rp 2.703.000 per gram.
Daftar Harga Terbaru: Antam Paling Mahal, Galeri24 Paling Murah
Untuk ukuran terkecil 0,5 gram, harga emas Antam tercatat Rp 1.459.000, UBS Rp 1.468.000, dan Galeri24 Rp 1.418.000. Emas Antam tersedia hingga ukuran 100 gram, UBS hingga 500 gram, dan Galeri24 hingga 1 kilogram atau 1.000 gram.
Berikut rincian harga emas Pegadaian hari ini:
- Antam: 1 gram Rp 2.812.000, 10 gram Rp 27.586.000, 100 gram Rp 275.093.000.
- UBS: 1 gram Rp 2.717.000, 10 gram Rp 26.501.000, 500 gram Rp 1.317.256.000.
- Galeri24: 1 gram Rp 2.703.000, 10 gram Rp 26.441.000, 1.000 gram Rp 2.620.070.000.
The Fed Tahan Bunga, Emas Dunia Terperosok
Penurunan harga emas domestik tak lepas dari aksi jual di pasar global. Pada perdagangan Rabu (17/6/2026), harga emas spot ambles 1,03% ke US$ 4.285,52 per ons, sementara kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Agustus melemah 0,84% ke US$ 4.317,8 per ons.
Federal Reserve (The Fed) dalam rapat Federal Open Market Committee (FOMC) memutuskan mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,5%-3,75%. Keputusan ini merupakan kebijakan moneter perdana di bawah kepemimpinan Ketua The Fed yang baru, Kevin Warsh.
"Inflasi tetap tinggi dibandingkan target 2 persen Komite, sebagian mencerminkan guncangan pasokan yang telah mendorong kenaikan harga di sejumlah sektor, termasuk energi," tulis FOMC dalam pernyataannya.
Peluang Kenaikan Bunga Makin Terbuka, Emas Makin Tertekan
Pernyataan The Fed memperkuat ekspektasi pasar bahwa bank sentral AS belum akan melonggarkan kebijakan. Sejumlah investor bahkan mulai mempertimbangkan kemungkinan kenaikan suku bunga jika inflasi tak kunjung turun ke target 2%.
Kondisi ini membuat emas kehilangan daya tarik sebagai aset tanpa imbal hasil (non-yielding asset). Dalam proyeksi terbaru, mayoritas pejabat The Fed—dari 19 anggota yang berhak memberikan pandangan—menghapus perkiraan pemangkasan suku bunga tahun ini. Menariknya, Ketua The Fed Kevin Warsh justru absen mengirimkan proyeksi pribadinya. "Saya tidak mengirimkan dot untuk diri saya sendiri," kata Warsh dalam konferensi pers.
Dengan sikap hawkish The Fed yang masih dominan, tekanan terhadap harga emas diperkirakan berlanjut dalam jangka pendek. Investor pun disarankan mencermati pergerakan suku bunga global sebelum memutuskan akumulasi emas fisik.