BANDAR LAMPUNG — Dunia olahraga daerah kembali mendapat suntikan tenaga profesional dari kalangan akademisi. Sebanyak 17 mahasiswa Program Studi Pendidikan Olahraga Universitas Teknokrat Indonesia bertugas sebagai wasit dan juri dalam Kejuaraan ORADO Antar Klub se-Provinsi Lampung. Ajang ini digelar dalam rangka memperingati HUT POM AD ke-80.
Domino Naik Kelas: Dari Permainan Rekreasi Jadi Cabor Prestasi
ORADO, singkatan dari Olahraga Domino Indonesia, kini tengah naik daun. Dengan slogan "Domino Naik Kelas”, cabang olahraga yang dulu dianggap sekadar permainan rekreasi warga ini telah resmi bertransformasi. ORADO kini menjadi salah satu cabang olahraga prestasi yang aktif menggelar kompetisi resmi sebagai wadah pembinaan atlet berprestasi di Lampung.
Peran Mahasiswa: Bukan Sekadar Membantu, Tapi Belajar Langsung
Kehadiran para mahasiswa tidak hanya untuk memastikan pertandingan berjalan lancar. Lebih dari itu, tugas sebagai wasit dan juri menjadi sarana pembelajaran langsung di lapangan. Mereka mengembangkan kompetensi profesional di bidang olahraga, sesuatu yang tidak bisa didapatkan hanya dari bangku kuliah.
Program Studi Pendidikan Olahraga Universitas Teknokrat Indonesia menunjukkan komitmen nyata terhadap pengembangan olahraga daerah. Dengan mengirimkan mahasiswanya, kampus ikut serta dalam upaya menciptakan generasi emas yang unggul, berkarakter, dan berprestasi melalui olahraga.
Apresiasi dari Danpomdam untuk Kampus
Komandan Polisi Militer (Danpomdam), Kolonel CPM David Medion, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Program Studi Pendidikan Olahraga Universitas Teknokrat Indonesia. Dukungan yang diberikan dinilai sangat membantu kelancaran pelaksanaan kegiatan HUT POM AD ke-80 di Lampung.
Kejuaraan ORADO Antar Klub ini merupakan hasil kerja sama antara POM AD dengan Pengurus Provinsi ORADO Lampung. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi antar klub, tetapi juga menjadi bagian dari program pemerintah dalam membina atlet berprestasi di tingkat daerah.