TANGGAMUS — Pelatihan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat (PKM) yang menyasar peningkatan kompetensi digital tenaga pendidik. Empat dosen Universitas Teknokrat Indonesia menjadi narasumber: Dr. Afrianto, M.Hum., Suprayogi, M.Hum., Khairani Putri Salsya, M.Pd., dan Alvi Raihan Utami, M.Pd., didampingi fasilitator dari BGTK Lampung Wilayah Tanggamus.
Materi Pelatihan: Dari Deep Learning Hingga ChatGPT dan Gemini
Selama dua hari, peserta tidak hanya mendapat teori tetapi juga praktik langsung. Materi yang disampaikan meliputi implementasi pembelajaran mendalam (deep learning), model-model pembelajaran inovatif, serta penggunaan PID. Para guru juga dilatih mengoperasikan platform AI seperti Canva, Wayground, ChatGPT, dan Gemini untuk membuat media ajar interaktif.
Dr. Afrianto membuka sesi dengan materi kebijakan dan urgensi PID dalam pembelajaran mendalam. Alvi Raihan Utami memandu pre-test, refleksi, dan evaluasi model pembelajaran. Suprayogi membahas model pembelajaran inovatif, sementara Khairani Putri Salsya memandu ice breaking dan pemanfaatan media ajar digital interaktif.
MoU dan Komitmen Keberlanjutan
Di sela pelatihan, Universitas Teknokrat Indonesia dan SMPN 1 Kota Agung menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dan Implementation Arrangement (IA). Penandatanganan dilakukan langsung oleh Kepala SMPN 1 Kota Agung sebagai bentuk penguatan kerja sama di bidang pendidikan, pengembangan kompetensi guru, dan pelaksanaan pengabdian masyarakat. Universitas Teknokrat Indonesia juga menyerahkan cinderamata sebagai simbol kemitraan yang berkelanjutan.
Kampus Berdampak: Targetkan Transformasi Digital Pendidikan
Dekan Fakultas Sastra dan Ilmu Pendidikan (FSIP) Universitas Teknokrat Indonesia sekaligus Ketua PKM, Dr. Heri Kuswoyo, M.Hum., mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen universitas mendukung transformasi pendidikan melalui peningkatan kompetensi guru.
Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., mengapresiasi kolaborasi dengan BGTK Lampung. Menurutnya, penguasaan teknologi digital dan kecerdasan artifisial menjadi kompetensi penting yang harus dimiliki tenaga pendidik agar mampu menciptakan pembelajaran inovatif sesuai kebutuhan generasi masa depan.
"Sebagai kampus berdampak, Universitas Teknokrat Indonesia terus berkomitmen menghadirkan dosen-dosen terbaik untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada para guru," ujar Dr. Mahathir Muhammad.
Dukung SDGs dan Buka Penerimaan Mahasiswa Baru
Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kompetensi guru, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pemanfaatan teknologi digital dan AI, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).
Universitas Teknokrat Indonesia, yang memiliki fasilitas laboratorium komputer, laboratorium AI, laboratorium multimedia, studio pembelajaran digital, smart classroom, dan perpustakaan digital, saat ini juga membuka pendaftaran mahasiswa baru bagi lulusan SMA/SMK/MA. Informasi lengkap tersedia di spmb.teknokrat.ac.id.