GUNUNG SUGIH — Setelah 11 tahun dinantikan warga, pembangunan Ruas Jalan Wates-Metro di Lampung Tengah akhirnya masuk tahap percepatan. Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, turun langsung ke lokasi untuk memastikan pengerjaan sesuai target pada Jumat (17/7/2026).
Anggaran Rp15 Miliar untuk 1,4 Km Jalan Beton
Proyek ini menggunakan konstruksi beton rigid yang dipilih karena daya tahannya lebih tinggi terhadap beban kendaraan berat. Nilai anggaran yang dialokasikan mencapai Rp15 miliar untuk ruas sepanjang 1,4 kilometer. Hingga pertengahan Juli 2026, progres pembangunan sudah mencapai 41 persen.
11 Tahun Warga Menanti, Kini Akhirnya Direalisasikan
"Setelah sekitar 11 tahun dinantikan masyarakat, melalui kebijakan Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, pembangunan ruas ini akhirnya dapat direalisasikan," kata Jihan dalam keterangannya. Ia menegaskan proyek ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov Lampung dalam meningkatkan kualitas infrastruktur yang sudah lama menjadi kebutuhan masyarakat.
Drainase Jadi Perhatian Khusus
Dalam peninjauan tersebut, Wagub meminta pelaksana pekerjaan memberikan perhatian ekstra pada sistem drainase. Menurutnya, drainase yang berfungsi baik menjadi faktor kunci menjaga kualitas konstruksi jalan dan mencegah kerusakan akibat genangan air. Hal ini penting mengingat curah hujan di Lampung yang cukup tinggi.
Jalur Strategis untuk Distribusi Hasil Pertanian
Ruas Wates-Metro tidak hanya berfungsi sebagai jalur konektivitas antarwilayah. Jalan ini juga menjadi urat nadi distribusi hasil pertanian dari kawasan Lampung Tengah yang dikenal sebagai lumbung pangan. Akses mobilitas warga di kawasan dengan kepadatan penduduk tinggi pun diharapkan semakin lancar.
Pemprov Lampung berkomitmen mengawal penyelesaian proyek ini agar rampung sesuai target akhir Agustus 2026. Perbaikan infrastruktur jalan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kenyamanan dan keselamatan berkendara, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat konektivitas antar wilayah di Lampung Tengah.