METRO — Ilyas Taqi Wahyudi, atlet parkour asal Lampung, sukses mengharumkan nama daerah di kancah nasional. Pelajar SMP Negeri 3 Metro itu menjadi yang terbaik di nomor freestyle pada gelaran 5th Indonesia Open Parkour 2026.
Kompetisi yang berlangsung di British School Jakarta pada 18 Juli 2026 itu mempertemukan puluhan atlet muda dari berbagai provinsi. Ilyas tampil solid dengan mengungguli dua pesaing utamanya, Benjamin Thomas dan Reiz Yayapemana.
Rangkaian Trik Mulus Tanpa Gagal Mendarat
Dalam penampilannya, Ilyas memamerkan sejumlah trik sulit seperti wallspim, wall flip, swing gainer, frontflip, dan backflip. Seluruh gerakan dilakukan dengan pendaratan sempurna tanpa satu pun kesalahan.
Yang menjadi nilai lebih, alur (flow) antar gerakan yang ia bangun dinilai juri sangat rapi. Kombinasi antara vault dan flip dieksekusi mulus, membuatnya meraih poin tertinggi 19,6.
Hasil Empat Tahun Latihan di Gym Jump Metro
Pelatih Parkour Lampung, Mukhlis Aprianto, mengaku bangga dengan pencapaian anak asuhnya. Menurutnya, medali emas ini adalah buah dari disiplin latihan yang dijalani Ilyas selama empat tahun terakhir.
"Ini prestasi dari buah hasil latihan empat tahun, di kelas parkour yang saya buka di Kota Metro yaitu Gym Jump," kata Mukhlis dalam keterangannya.
Menariknya, Mukhlis memilih tidak ambil bagian sebagai peserta di even kali ini. Ia fokus penuh mendampingi dan melatih Ilyas di arena pertandingan.
Penebusan Kegagalan di Bandung Tahun Lalu
Pencapaian tahun ini terasa spesial bagi Ilyas. Sebab, pada ajang 4th Indonesia Open Parkour 2025 di Bandung, ia hanya mampu membawa pulang medali perunggu di nomor yang sama.
Parkour sendiri merupakan cabang olahraga senam lantai yang berada di bawah naungan Federasi Gimnastik Indonesia. Dalam kejuaraan ini, dua kategori utama yang diperlombakan adalah freestyle dan speed contest.