PRINGSEWU — Ratusan aparatur sipil negara (ASN) dan jajaran forkopimda memadati Masjid Darussalam di Komplek Perkantoran Pemkab Pringsewu pada Senin malam. Mereka mengikuti rangkaian muhasabah dan doa bersama yang digelar untuk menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah.
Hijrah sebagai Momentum Perubahan
Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas hadir langsung didampingi Wakil Bupati Umi Laila. Dalam sambutannya, ia mengingatkan bahwa peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW mengandung nilai-nilai pengorbanan, kesabaran, dan optimisme yang relevan dengan kondisi kekinian.
"Sebagai masyarakat yang hidup dalam keberagaman, nilai-nilai ukhuwah Islamiyah serta semangat kebersamaan menjadi pondasi penting dalam membangun Kabupaten Pringsewu," ujar Riyanto.
Doa untuk Pringsewu yang Lebih Baik
Orang nomor satu di Pringsewu itu menekankan bahwa doa dari para alim ulama, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat menjadi energi terbesar bagi pembangunan daerah. Ia mengajak semua pihak memperkuat keimanan dan ketakwaan, serta menjaga kerukunan antarwarga.
"Di tengah berbagai tantangan pembangunan yang ada, doa adalah energi terbesar yang akan terus membawa daerah kita menuju kemakmuran, kemajuan dan kesejahteraan yang merata," kata Riyanto.
Target: Pringsewu Makmur Menuju Indonesia Emas 2045
Bupati berharap Kabupaten Pringsewu senantiasa diberi keberkahan, dijauhkan dari musibah, dan warganya hidup dalam suasana aman serta damai. Ia menargetkan terwujudnya visi "Pringsewu Makmur, Lampung Maju, Indonesia Emas 2045".
"Semoga tahun baru ini membawa keberkahan, kesehatan, kemudahan rezeki, dan kesuksesan bagi kita semua. Kiranya Allah SWT senantiasa membimbing setiap langkah kita dalam menjalani kehidupan yang lebih baik dan bermanfaat," ucapnya menutup sambutan.
Acara muhasabah ini turut dihadiri anggota DPRD Pringsewu, perwakilan instansi vertikal, serta tokoh masyarakat setempat. Rangkaian dzikir dan doa bersama berlangsung khidmat hingga larut malam.