Pencarian

Investasi Hongkong dan Tiongkok di Indonesia Tembus 17,8 Miliar Dolar AS, Lampaui Singapura

Kamis, 22 Oktober 2026 • 05:01:01 WIB
Investasi Hongkong dan Tiongkok di Indonesia Tembus 17,8 Miliar Dolar AS, Lampaui Singapura
Menteri Investasi Rosan Roeslani menyampaikan realisasi investasi Hongkong dan Tiongkok di Indonesia dalam konferensi pers di Jakarta.

JAKARTA — Menteri Investasi dan Hilirisasi/BKPM Rosan Perkasa Roeslani menyampaikan, Hongkong menempati posisi kedua sebagai sumber investasi terbesar dengan nilai 12,8 miliar dolar AS atau 27,2 persen dari total investasi asing. Tiongkok menyusul di peringkat ketiga dengan 5 miliar dolar AS atau 10,5 persen. Kurs yang dipakai dalam laporan itu Rp18.006 per dolar AS.

Posisi Hongkong dan Tiongkok dalam Peta Investasi Asing

Singapura masih memuncaki daftar dengan 14 miliar dolar AS atau 29,6 persen dari total investasi asing. Amerika Serikat berada di posisi keempat dengan 3,4 miliar dolar AS atau 7,1 persen. Jepang melengkapi lima besar dengan 2,6 miliar dolar AS atau 5,6 persen.

“Jika Hongkong dan Tiongkok digabungkan, nilai investasinya mencapai 17,8 miliar dolar AS, lebih besar dibandingkan Singapura yang mencatatkan 14 miliar dolar AS,” ujar Rosan dalam Konferensi Pers Realisasi Investasi Kuartal III (Q3) 2026 dan Januari-September 2026.

Pernyataan itu disampaikan lewat kanal YouTube Kementerian Investasi dan Hilirisasi pada Selasa (20/10).

Realisasi Investasi Capai Rp1.539,2 Triliun, 75,4 Persen dari Target

Secara keseluruhan, realisasi investasi Indonesia sepanjang Januari-September 2026 mencapai Rp1.539,2 triliun. Capaian itu setara 75,4 persen dari target Rp2.041,3 triliun yang ditetapkan pemerintah untuk 2026.

Penyerapan tenaga kerja dari realisasi investasi periode tersebut tercatat 2.194.496 orang. Dari sisi sumber modal, penanaman modal asing (PMA) menyumbang Rp777,8 triliun atau 50,5 persen, sedangkan penanaman modal dalam negeri (PMDN) Rp761,4 triliun atau 49,5 persen.

Kuartal III 2026: Rp528,7 Triliun dan 745.634 Pekerja

Pada Q3 2026, realisasi investasi tercatat Rp528,7 triliun dengan penyerapan tenaga kerja 745.634 orang. Kontribusi PMA di kuartal itu Rp270,2 triliun atau 51,1 persen, sementara PMDN Rp258,5 triliun atau 48,9 persen.

Bagi daerah, angka realisasi investasi ini menjadi acuan dalam menyusun proyeksi penerimaan dan serapan tenaga kerja. Provinsi dengan basis industri pengolahan dan hilirisasi biasanya mencatat porsi PMA lebih besar dibanding daerah yang bertumpu pada sektor perdagangan dan jasa.

Follow lampungvoice.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: web.lintaslampung.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks