Pencarian

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Pemprov Lampung Berlakukan PJJ 9-10 September untuk PAUD Hingga SMA/SMK

Rabu, 09 September 2026 • 01:56:31 WIB
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Pemprov Lampung Berlakukan PJJ 9-10 September untuk PAUD Hingga SMA/SMK
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung memberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) pada 9-10 September 2026 untuk jenjang PAUD hingga SMA/SMK di wilayah terdampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.

BANDAR LAMPUNG — Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang berada di Selat Sunda memaksa pemerintah daerah menghentikan sementara pembelajaran tatap muka. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung memastikan PJJ berlangsung dua hari, 9-10 September 2026, dengan sekolah tetap memberikan tugas secara daring.

Kebijakan ini menyasar sekolah di wilayah yang berpotensi terkena hujan abu, mencakup Lampung Selatan, Pesawaran, Tanggamus, dan Bandar Lampung. Para orang tua diminta mengaktifkan grup komunikasi dengan pihak sekolah selama masa PJJ berlangsung.

Evaluasi PJJ Mengikuti Perkembangan Aktivitas Vulkanik

Keputusan PJJ tidak berjalan kaku. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung akan mengevaluasi kebijakan ini sesuai perkembangan aktivitas vulkanik Anak Krakatau. Jika erupsi mereda dan sebaran abu tidak lagi mengancam, pembelajaran tatap muka bisa dipercepat.

Imbauan penggunaan masker disampaikan kepada warga yang tetap beraktivitas di luar rumah, terutama di kawasan pesisir yang berpotensi dilanda hujan abu tipis.

PVMBG Masih Pantau Status Gunung Api

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) masih melakukan pemantauan intensif terhadap gunung api yang terletak di perairan Selat Sunda tersebut. Kolom abu teramati dalam laporan pemantauan terbaru, meski ketinggian pastinya belum dirinci secara resmi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung telah menyiagakan personel di daerah rawan abu vulkanik. Langkah ini memastikan respons cepat jika terjadi dampak yang lebih luas dari erupsi.

Pelayaran di Selat Sunda Masih Berjalan dengan Penyesuaian

Hingga Selasa (8/9) malam, aktivitas pelayaran di Selat Sunda masih beroperasi. Otoritas terkait melakukan penyesuaian rute dan jadwal untuk menghindari risiko bagi kapal yang melintas dekat area erupsi.

Belum ada laporan gangguan kesehatan signifikan akibat abu vulkanik hingga Selasa malam. Namun, warga diminta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan memantau kanal resmi PVMBG serta BPBD Lampung.

Follow lampungvoice.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: buktipetunjuk.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks