LAMPUNG SELATAN — Tiga truk boks yang melaju dari arah berlawanan terlibat tabrakan beruntun di ruas Jalan Lintas Trans Sumatera, tepatnya di wilayah Kecamatan Penengahan. Insiden ini mengakibatkan dua pengemudi truk meninggal dunia di tempat akibat benturan keras yang menghancurkan kabin kendaraan.
Korban tewas diketahui merupakan sopir dari dua truk yang terlibat benturan langsung. Sementara itu, tiga korban luka-luka yang merupakan asisten sopir dan pengemudi truk ketiga, saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit rujukan.
Kronologi Tabrakan: Diduga Akibat Rem Blong
Berdasarkan keterangan sementara dari pihak kepolisian, kecelakaan bermula saat salah satu truk boks yang melaju dari arah Palembang menuju Bakauheni diduga mengalami rem blong. Truk tersebut kemudian oleng ke kanan dan menabrak truk boks lain yang datang dari arah berlawanan.
Sebuah truk boks ketiga yang berada di belakangnya tidak sempat menghindar dan ikut menabrak kedua kendaraan yang sudah ringsek. Proses evakuasi kendaraan sempat menyebabkan kemacetan panjang di jalur utama lintas Sumatera tersebut selama beberapa jam.
Identitas Korban Masih Dalam Pendataan
Hingga berita ini diturunkan, pihak Satlantas Polres Lampung Selatan masih melakukan identifikasi terhadap kedua korban tewas. Belum ada pernyataan resmi mengenai nama-nama korban maupun dugaan awal penyebab kecelakaan selain keterangan rem blong dari saksi di lapangan.
Petugas juga masih menyisir lokasi untuk memastikan tidak ada korban lain yang terjebak di dalam kendaraan. Jalinsum Lampung Selatan sendiri dikenal sebagai jalur rawan kecelakaan karena tingginya volume kendaraan berat dan kondisi jalan yang menanjak serta menurun.
Imbauan bagi Pengemudi Truk di Jalur Rawan
Kecelakaan ini menjadi pengingat kembali akan pentingnya pengecekan kondisi rem dan sistem pengereman kendaraan berat sebelum melintasi jalur lintas Sumatera. Polres Lampung Selatan mengimbau para pengemudi truk untuk lebih berhati-hati, terutama saat melintasi turunan panjang di wilayah Penengahan dan sekitarnya.
Pihak kepolisian juga mengingatkan agar pengemudi tidak memaksakan diri jika kendaraan dalam kondisi tidak laik jalan demi mencegah tragedi serupa. Penanganan lebih lanjut terhadap kasus ini akan disampaikan setelah hasil investigasi laboratorium forensik kendaraan selesai dilakukan.