TULANG BAWANG BARAT — Dandim 0412/Lampung Utara, Letkol Inf Roni Faturohman, bersama jajaran aparatur pemerintah dan tokoh masyarakat setempat memimpin langsung prosesi peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Aramco Perintis Garuda. Kegiatan itu berlangsung secara virtual pada Rabu (17/06/2026) pagi mulai pukul 09.00 WIB.
Lokasi dan Spesifikasi Proyek Infrastruktur
Jembatan jenis Aramco ini dibangun di titik Jembatan Rawa PJU 2, Tiyuh Panaragan Jaya Utama, Kecamatan Tulang Bawang Tengah. Proyek tersebut merupakan bagian dari program strategis Kodam XXI/Raden Inten yang dilaksanakan melalui Kodim 0412/LU dan Koramil 412-01/Tulang Bawang Tengah.
Pembangunan jembatan ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan akses transportasi warga di kawasan tersebut. Selama ini, akses penghubung antarwilayah di Kecamatan Tulang Bawang Tengah dinilai masih perlu ditingkatkan untuk mendukung mobilitas barang dan orang.
Unsur Forkopimda Hadir dalam Acara Virtual
Acara peletakan batu pertama dihadiri oleh sejumlah unsur pimpinan daerah, TNI-Polri, serta elemen masyarakat. Beberapa di antaranya adalah Bapak Syahroni yang mewakili Camat Tulang Bawang Tengah, Kapten Chk Ujang Sugihardi selaku Danramil 412-01/TBT, dan Aiptu Yudi Prabowo mewakili Kapolsek Tulang Bawang Tengah.
Hadir pula Bapak Supri selaku Kepalo Tiyuh Panaragan Jaya Utama, tokoh masyarakat setempat, serta warga Tiyuh PJU. Kehadiran mereka secara virtual menandai dimulainya tahap konstruksi proyek yang ditunggu warga.
Harapan untuk Ekonomi dan Konektivitas Wilayah
Letkol Inf Roni Faturohman menyampaikan harapan agar pembangunan jembatan ini dapat memperlancar akses transportasi dan mendongkrak roda perekonomian warga. “Pembangunan Jembatan Aramco Perintis Garuda ini diharapkan dapat memperlancar akses transportasi, mendongkrak roda perekonomian warga, serta meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kecamatan Tulang Bawang Tengah,” ujar Dandim 0412/LU.
Proyek ini menjadi salah satu prioritas pembangunan infrastruktur di wilayah binaan Kodim 0412/LU. Ke depan, tahapan konstruksi akan terus dipantau oleh aparat terkait untuk memastikan pengerjaan sesuai target dan spesifikasi yang ditetapkan.