Pencarian

Polres Tulang Bawang Barat Gelar Sholat Ghaib dan Doa Bersama untuk Bripka Anumerta Arya Supena yang Gugur Ditembak di Bandar Lampung

Selasa, 12 Mei 2026 • 16:20:01 WIB
Polres Tulang Bawang Barat Gelar Sholat Ghaib dan Doa Bersama untuk Bripka Anumerta Arya Supena yang Gugur Ditembak di Bandar Lampung
Personel Polres Tulang Bawang Barat melaksanakan sholat ghaib untuk Bripka Anumerta Arya Supena.

TULANG BAWANG BARAT — Suasana duka menyelimuti Markas Polres Tulang Bawang Barat, Senin siang. Wakapolres Kompol Zaini Dahlan, S.H., M.H., memimpin langsung sholat ghaib yang diikuti para pejabat utama (PJU), perwira, personel, dan masyarakat sekitar. Almarhum Bripka Anumerta Arya Supena, S.H., adalah Banit III Subdit IV Ditintelkam Polda Lampung yang gugur dalam tugas.

Kronologi Gugurnya Bripka Arya Supena

Bripka Arya Supena meninggal dunia setelah terkena tembakan saat melakukan penindakan terhadap tindak kriminal di Bandar Lampung. Peristiwa ini mengejutkan keluarga besar Polri, khususnya jajaran Polda Lampung dan Polres Tubaba, tempat almarhum sebelumnya bertugas.

Kapolres Tubaba AKBP Sendi Antoni, S.I.K., M.I.K., menyampaikan rasa duka mendalam atas kepergian almarhum. “Kami keluarga besar Polres Tubaba turut berbela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Bripka Anumerta Arya Supena, S.H.,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Doa dan Penghormatan Terakhir dari Personel

Pelaksanaan shalat gaib ini merupakan bentuk kepedulian dan doa tulus dari seluruh personel Polres Tubaba. Kapolres berharap almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

“Semoga amal ibadah diterima di sisi Allah SWT, diampuni segala khilafnya, dan diberikan tempat terbaik di surga-Nya,” lanjut Kapolres. Doa bersama ini juga menjadi penghormatan terakhir bagi anggota yang gugur dalam menjalankan tugas negara.

Polres Tubaba Harap Almarhum Husnul Khatimah

Dalam kesempatan itu, Kapolres Tubaba menekankan bahwa pelaksanaan sholat gaib untuk almarhum Bripka Anumerta Arya Supena, S.H., menjadi simbol doa dan penghormatan terakhir. “Semoga almarhum husnul khatimah, diampuni segala dosa-dosanya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, jenazah almarhum masih dalam proses pemulangan ke kampung halaman untuk dimakamkan secara dinas. Polda Lampung juga masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa penembakan yang merenggut nyawa Bripka Arya Supena.

Bagikan
Sumber: tribratanews.lampung.polri.go.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks