Gotong Royong Pasang Jarum Lantai Jembatan Gantung Perintis Garuda di Lampung Utara, Akses 1.200 Jiwa Terhubung

Penulis: Khairul Anwar  •  Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:34:31 WIB
Kapten Inf Sugiono memimpin pemasangan jarum lantai jembatan gantung Perintis Garuda di Lampung Utara.

LAMPUNG UTARA — Komandan Koramil 412-07/Abung Barat, Kapten Inf Sugiono, memimpin langsung proses pemasangan komponen vital jembatan tersebut. Jarum pengikat kanan dan kiri pada lantai jembatan dipasang untuk memastikan struktur kokoh membentang di atas Sungai Way Arum yang memiliki lebar bentangan 48 meter.

Mengapa Pemasangan Jarum Lantai Jadi Tahapan Vital?

“Pemasangan jarum kanan dan kiri ini sangat vital untuk memperkuat struktur komponen lantai jembatan, mengingat jembatan ini akan membentang sepanjang 60 meter di atas Sungai Way Arum,” ujar Kapten Inf Sugiono. Kedalaman sungai saat musim kemarau hanya sekitar satu meter, namun bisa melonjak hingga enam meter saat hujan deras, membuat jembatan gantung menjadi solusi paling realistis.

Lebar jembatan dirancang 1,4 meter, cukup untuk pejalan kaki dan pengendara sepeda motor. Selama ini, Sungai Way Arum kerap menjadi penghalang transportasi warga, terutama saat debit air meningkat tajam dan memutus akses antar-desa.

1.200 Jiwa di Dua Desa Akan Menikmati Manfaat Langsung

Jembatan Perintis Garuda yang berlokasi di Dusun 03 RT 05 Lubuk Lasak, Desa Pekurun, ini diproyeksikan menjadi jalur ekonomi dan pendidikan. Sebanyak 10 warga—5 orang dari Desa Pekurun dan 5 orang dari Desa Aji Kagungan—turun langsung bergotong royong bersama aparat TNI. Mereka bahu-membahu memastikan setiap komponen terpasang presisi demi keamanan jembatan ke depan.

Selain mengangkut hasil bumi, jembatan ini menjadi akses utama anak-anak sekolah menuju fasilitas pendidikan. Infrastruktur ini juga memangkas waktu tempuh aparatur desa, khususnya yang bertempat tinggal di Dusun Ngantong, dalam memberikan pelayanan di Desa Pekurun dan Desa Aji Kagungan.

Kemanunggalan TNI-Rakyat di Tengah Keterbatasan Akses

Tak hanya aparat, semangat kemanunggalan TNI dan rakyat begitu terasa dalam setiap tahapan pembangunan. Personel Brigif TP 45/SB turut dikerahkan untuk mempercepat proses pengerjaan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB. Hingga berita ini diturunkan, kegiatan gotong royong pemasangan komponen lantai jembatan masih berjalan dengan aman dan lancar.

Warga berharap jembatan dapat segera rampung total agar aktivitas mobilitas harian mereka tidak lagi terhambat oleh kondisi cuaca dan luapan sungai. Pembangunan ini merupakan kelanjutan dari program yang digagas oleh jajaran TNI bersama pemerintah desa setempat. #(Pendim 0412/LU)

Reporter: Khairul Anwar
Sumber: jejaring09.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top