LAMPUNG — Dalam wawancara eksklusif, Giroud mengungkap hubungan spesialnya dengan Mbappe. Momen paling ikonik yang menggambarkan kedekatan mereka adalah foto selepas Giroud memecahkan rekor gol Thierry Henry di Piala Dunia 2022. Kala itu, Mbappe yang memberi assist langsung melompat ke pelukan Giroud.
"Saya bilang padanya, 'Kau tahu betapa aku mencintaimu, kawan.' Itu momen yang sangat spesial," kenang Giroud, dikutip dari BBC Sport.
Giroud juga bercerita tentang pesan yang ia kirimkan setelah Mbappe mencetak dua gol kontra Senegal pada Selasa lalu. Gol tersebut membawa Mbappe menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa Prancis dengan 58 gol, menggeser posisi Giroud yang bertahan selama 3,5 tahun.
"Saya tulis: 'Selamat bro, aku sangat senang untukmu. Rekor itu milikmu sekarang, lanjutkan... oh, jangan lupa simpan jerseymu untukku!'" ujar Giroud. Mbappe telah berjanji akan memberikan jersey yang ia kenakan saat memecahkan rekor tersebut.
Giroud menegaskan banyak orang salah memahami Mbappe. "Dia selalu sangat menghormati pemain senior. Saat bicara di depan kamera, dia terlihat sangat nyaman dan natural. Itu bukan arogan, itu percaya diri," jelas striker yang kini membela LAFC itu.
Sejak bergabung dengan timnas senior pada 2017, Mbappe sudah menunjukkan kematangan luar biasa. "Bahkan saat remaja, dia sudah tahu ke mana arah kariernya. Sekarang sebagai kapten, dia sangat menuntut, tapi itu wajar untuk pemain besar," tambah Giroud.
Salah satu sifat Mbappe yang disorot Giroud adalah keegoisannya di lapangan. Namun, Giroud menyebut itu bukan kritik. "Striker harus egois. Saya juga melakukan hal yang sama. Lihat saja gol pertamanya di Piala Dunia 2018 lawan Peru—saya tidak marah dia 'mencuri' gol saya," tegasnya.
Kini dengan 14 gol Piala Dunia, Mbappe hanya terpaut dua gol dari rekor Miroslav Klose dan Lionel Messi. "Dia baru 27 tahun, masih punya setidaknya satu Piala Dunia lagi. Saya yakin dia akan pecahkan semua rekor," pungkas Giroud. Mbappe saat ini mengoleksi 99 caps, hanya terpaut 46 dari rekor Hugo Lloris.