BANDAR LAMPUNG — Pemerintah melalui Kementerian Sosial membuka tiga kanal pengecekan bansos BPNT yang bisa diakses warga Lampung hanya dengan ponsel. Langkah ini merespons tingginya pertanyaan masyarakat terkait jadwal pencairan bantuan pangan nontunai tahap II yang mulai bergulir sejak Juni 2026.
Pertama, penerima manfaat bisa membuka laman cekbansos.kemensos.go.id melalui browser HP. Setelah masuk, pilih wilayah domisili mulai dari provinsi Lampung, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa atau kelurahan.
Masukkan nama lengkap sesuai KTP, lalu ketik kode captcha yang muncul. Klik tombol "Cari Data", sistem akan menampilkan nama penerima, kategori bansos, status penerima, dan periode penyaluran bantuan.
Kanal kedua lewat aplikasi resmi Cek Bansos yang bisa diunduh di Play Store atau App Store. Pengguna yang belum punya akun wajib registrasi dulu dengan data diri.
Setelah login, pilih menu "Cek Bansos", masukkan data wilayah tempat tinggal dan nama penerima sesuai KTP. Masukkan kode verifikasi, klik "Cari Data", maka status penerima bansos langsung muncul di layar. Aplikasi ini juga bisa digunakan untuk memantau saldo dan riwayat transaksi.
Pilihan ketiga bagi KPM yang sudah memiliki rekening di bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara). Cukup buka aplikasi mobile banking bank penyalur, login, lalu pilih menu "Cek Saldo" atau "Riwayat Transaksi". Informasi saldo bantuan akan tampil secara otomatis tanpa perlu memasukkan data wilayah atau nama lagi.
Kemensos mengingatkan agar penerima manfaat tidak mudah percaya pada informasi pencairan bansos dari sumber tidak resmi. Semua pengecekan hanya bisa dilakukan melalui tiga kanal resmi tersebut. Jika ditemukan kendala, KPM bisa menghubungi pendamping sosial di kecamatan masing-masing.