Ketua sidang pemilihan calon ketua umum Munas Hipmi, Muhammad Puri Andamas, menyatakan proses berjalan lancar dan tuntas. Ade Jona, calon nomor urut 2, mendapat dukungan mayoritas dari 38 Badan Pengurus Daerah (BPD) Hipmi di seluruh Indonesia.
Proses aklamasi ini tak lepas dari dinamika menjelang pemilihan. Dua calon ketua umum lainnya, Anthony Leong dan Reynaldo Bryan, menyatakan mundur sebelum sidang pemilihan dimulai. Keputusan itu menjadikan Ade Jona satu-satunya calon yang tersisa.
Selain Anthony dan Reynaldo, peserta Munas juga sempat mencalonkan Afi Kalla. Namun, dengan dukungan yang sudah mengerucut ke Ade Jona, forum sepakat tidak melakukan pemungutan suara.
Munas XVIII Hipmi mengusung tema "Sinergi Pengusaha Muda Membangun Kekuatan Ekonomi Nasional". Acara dibuka langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada Rabu (10/6). Sekitar 2.000 peserta hadir, terdiri dari jajaran menteri Kabinet Merah Putih, fungsionaris Hipmi, dan mantan ketua umum organisasi tersebut.
Dalam keterangan resmi yang diterima Kamis (11/6/2026), tim Ade Jona menyatakan ketua umum terpilih akan merangkul seluruh BPD tanpa membeda-bedakan. "Ade Jona akan tetap merangkul dan memperhatikan 38 BPD dari seluruh Indonesia tanpa ada membeda-bedakan antara pendukung dan bukan pendukung selama terselenggaranya Munas Hipmi," demikian bunyi pernyataan tim pemenangan.
Usai terpilih, Ade Jona dihadapkan pada tugas mengonsolidasikan organisasi yang mewadahi pengusaha muda di seluruh Indonesia. Langkah awal yang dinanti adalah pembentukan struktur kepengurusan baru BPP Hipmi dan program kerja yang sejalan dengan visi ekonomi nasional. Munas di Lampung ini menjadi momentum bagi Hipmi untuk memperkuat peran pengusaha muda dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.