BANDARLAMPUNG — Hary Kohar, nama yang puluhan tahun identik dengan dentuman musik rock di Lampung, kini punya kesibukan baru. Pria yang sudah malang melintang di panggung musik cadas itu resmi membuka Warung Pindang & Tomyam Salmon Satria di pusat kota Bandarlampung.
Kedai yang berlokasi di Jalan Diponegoro, tepat berdampingan dengan Rumah Makan Begadang Resto, mulai beroperasi pada Sabtu (30/5/2026). Peresmiannya dihadiri sejumlah musisi gaek Lampung, pelaku usaha, hingga pejabat Pemerintah Provinsi Lampung.
Hary menyadari bahwa makanan berbahan ikan premium seperti salmon selama ini identik dengan harga mahal. Lewat kedai barunya, ia ingin mendobrak stigma tersebut.
“Kami ingin mendobrak stigma bahwa makanan berbahan ikan berkualitas seperti salmon itu harus selalu mahal. Di sini, semua kalangan bisa mengaksesnya tanpa harus merobek kantong terlalu dalam,” ujar Hary di sela-sela peresmian.
Untuk menyasar pasar keluarga dan komunitas, Hary menyusun strategi harga paket. Paket Pindang Salmon dibanderol Rp95 ribu untuk porsi komunal, sementara Paket Pindang Baung seharga Rp75 ribu.
Warung ini menyajikan menu hibrida yang memadukan tradisi lokal dan rasa internasional. Pindang Salmon dan Tomyam Salmon bersanding dengan kuliner tradisional Sumatra seperti Pepes Gurame dan Pindang Baung.
Pilihan menu ikan ini, menurut Hary, didasari atas kesadaran pemenuhan gizi masyarakat yang makin meningkat pasca-pandemi.
Satu hal yang membedakan kedai ini dengan rumah makan pindang kebanyakan di Lampung adalah hadirnya panggung live music. Hary tampaknya belum sepenuhnya melepaskan DNA musiknya.
“Dulu saya menghibur orang lewat ketukan drum dan lengkingan gitar. Sekarang, mediumnya berganti lewat rasa. Prinsipnya sama: menciptakan ruang komunal yang hangat di mana orang bisa melupakan sejenak penatnya kota,” kata Hary.
Baginya, makanan yang enak hanya memenuhi satu paruh kepuasan, sementara paruh lainnya diisi oleh atmosfer tempat.
Langkah Hary menuai apresiasi dari koleganya sesama musisi senior. Di tengah lesunya industri musik fisik dan bergesernya ruang-ruang kreatif, keberanian Hary mendirikan ruang fisik terpadu—kuliner dan musik—disebut sebagai oase baru.
Kedai ini diproyeksikan tidak hanya menjadi tempat makan, tetapi juga titik kumpul baru bagi komunitas kreatif di Bandarlampung.
Kehadiran panggung live music menjadi pembeda utama. Pengunjung bisa menikmati pindang atau tomyam sambil mendengarkan pertunjukan musik langsung, menciptakan atmosfer yang jarang ditemukan di rumah makan pindang pada umumnya.
Target utama kedai ini adalah keluarga dan komunitas. Hary menyusun strategi harga paket yang terjangkau agar semua kalangan bisa menikmati menu berbahan ikan premium.
Warung Pindang & Tomyam Salmon Satria resmi beroperasi pada Sabtu, 30 Mei 2026, berlokasi di Jalan Diponegoro, Bandarlampung.