Pelaku Penembakan PNS di Metro Menyerahkan Diri ke Polres Lampung Utara, Akui Takut Ditembak di Tempat

Penulis: Ferdian Syah  •  Senin, 25 Mei 2026 | 10:50:01 WIB
Fajar Jaya Putra, pelaku penembakan PNS di Metro, menyerahkan diri ke Polres Lampung Utara.

BANDAR LAMPUNG — Fajar Jaya Putra (21), pelaku penembakan yang menewaskan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Metro, akhirnya menyerahkan diri ke Mapolres Lampung Utara pada Minggu (24/5/2026). Ia mengaku nekat menyerah lantaran ketakutan akan ditembak di tempat oleh tim Resmob Polda Lampung yang terus memburunya.

Dalam video yang beredar di media sosial, tangan Fajar tampak diborgol menggunakan kabel ties saat berada di dalam mobil. “Saya Fajar Jaya Putra pelaku penembakan yang meninggal dunia di Metro. Saya menyerahkan diri dengan kesadaran kepada Resmob Polda Lampung karena takut ditembak di tempat,” ucapnya dalam rekaman tersebut.

Proses Penyerahan Diri Dikawal Langsung Wakil Bupati

Proses penyerahan diri pelaku tidak berlangsung biasa. Wakil Bupati Lampung Utara, Romli, turut mengawal Fajar saat datang ke Mapolres setempat. Kehadiran orang nomor dua di kabupaten itu menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam merespons kasus yang menyita perhatian publik ini.

“Saya mewakili perwakilan dari Lampung Utara menyampaikan permohonan maaf,” kata Romli di hadapan awak media. Ia menilai peristiwa tersebut telah menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat Lampung.

Pemda Berkomitmen Kooperatif dalam Proses Hukum

Wakil Bupati menegaskan bahwa pihaknya tidak akan melindungi pelaku. “Kita kooperatif dalam penegakan hukum, dan kita dukung penuh, yang namanya proses hukum yang salah bertanggung jawab, yang salah katakan salah, yang benar katakan benar,” ujarnya.

Romli pun menyatakan kepercayaan penuh terhadap institusi Polri. “Kami percaya dengan institusi Polri dalam penegakan hukumnya. Kami serahkan sepenuhnya, mohon kiranya dapat dibimbing dan diluruskan apa yang menjadi harapan kita semua,” ujar Romli.

Aparat Disebut Bekerja Tanpa Istirahat Sejak Kejadian

Romli juga memberikan apresiasi kepada aparat kepolisian dari Polres Metro, Polres Lampung Utara, hingga Polda Lampung yang terus melakukan pengejaran terhadap pelaku. Ia mengaku memahami kerja keras petugas yang disebutnya sampai tidak beristirahat demi mengungkap kasus tersebut.

“Karena ulah warga kami dan kami mohon maaf dan sekali lagi mohon maaf,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Fajar masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Lampung Utara. Polisi belum merilis secara resmi motif di balik penembakan yang merenggut nyawa seorang PNS di Metro tersebut.

Reporter: Ferdian Syah
Sumber: kupastuntas.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top