Pencarian

BRI dan Syailendra Capital Gelar Sharia Wealth Forum 2026 di Jakarta

Senin, 21 September 2026 • 15:06:31 WIB
BRI dan Syailendra Capital Gelar Sharia Wealth Forum 2026 di Jakarta
Nasabah BRI Prioritas dan BRI Private mengikuti Sharia Wealth Forum 2026 bertajuk "Navigating Opportunities Through Sharia Investment" di Shangri-La Hotel, Jakarta, Rabu (9/9/2026).

LAMPUNG — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bersama PT Syailendra Capital menggelar Sharia Wealth Forum 2026 bertajuk "Navigating Opportunities Through Sharia Investment" di Shangri-La Hotel, Jakarta, Rabu (9/9/2026). Forum ini menyasar nasabah BRI Prioritas dan BRI Private yang ingin mendiversifikasi portofolio lewat instrumen syariah. Jumlah investor baru di BRI Wealth Management sendiri tumbuh 280,68% hingga triwulan II 2026.

Strategi Diversifikasi Lewat Jalur Syariah

Direktur Consumer Banking BRI Aris Hartanto mengatakan dinamika ekonomi dan pasar menuntut investor mempertimbangkan potensi imbal hasil, risiko, likuiditas, dan tujuan finansial dalam setiap keputusan investasi.

"Kondisi ekonomi dan pasar terus bergerak dinamis. Bagi investor, situasi seperti ini tentu menghadirkan tantangan, tetapi di saat yang sama juga membuka berbagai peluang," tutur Aris.

Menurut Aris, investasi syariah tidak lagi sekadar pilihan bagi nasabah dengan preferensi produk berbasis syariah. Instrumen ini juga bisa dipertimbangkan sebagai alternatif untuk melengkapi portofolio yang sudah ada. Dalam forum tersebut, nasabah memperoleh perspektif mengenai perkembangan pasar modal syariah, prinsip investasi syariah, serta pilihan reksa dana syariah.

"Karena itu, semakin penting bagi kita untuk melihat investasi secara lebih menyeluruh, tidak hanya mengejar potensi imbal hasil, tetapi juga bagaimana menata portofolio, menjaga likuiditas, dan mengelola risiko sesuai dengan tujuan finansial masing-masing," lanjut Aris.

Layanan Advisory dan Pertumbuhan Investor

BRI Wealth Management menghadirkan layanan advisory untuk membantu nasabah menentukan pilihan investasi dan strategi pengelolaan aset. Pendampingan itu dilakukan melalui Relationship Manager BRI Prioritas dan BRI Private, mulai dari mengevaluasi peluang hingga menyusun strategi yang relevan dengan kebutuhan masing-masing nasabah.

"Pengelolaan investasi tidak berhenti pada memilih instrumen, tetapi bagaimana setiap keputusan ditempatkan dalam strategi portofolio yang tepat," ungkap Aris.

"Kami ingin nasabah memiliki perspektif yang utuh dalam melihat setiap alternatif, termasuk investasi syariah, sebelum menentukan pilihan. Melalui Relationship Manager BRI Prioritas dan BRI Private, kami siap mendampingi nasabah dalam mengevaluasi peluang dan menyusun strategi investasi yang relevan dengan kebutuhan masing-masing," sambung dia.

Hingga triwulan II 2026, jumlah investor baru di BRI Wealth Management tumbuh 280,68%, dengan AUM reksa dana meningkat 46,94%. Layanan BRI Wealth Management kini didukung 43 outlet layanan prima dan 152 Priority Lounge yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Peluang Baru Setelah Koreksi Pasar

CEO Syailendra Capital Fajar R. Hidajat menilai dinamika pasar saat ini mulai menghadirkan peluang baru bagi investor, dengan valuasi yang lebih menarik dan imbal hasil yang lebih kompetitif.

"Memasuki paruh kedua 2026, kita melihat lanskap investasi yang semakin kompleks. Kondisi market yang dinamis membuat kita semakin sadar bahwa pengelolaan aset dan wealth management sangat penting. Bukan hanya memaksimalkan return, tetapi juga mengelola risiko," tutur Fajar.

"Paruh pertama 2026 memberikan tekanan yang cukup besar. Namun setelah koreksi yang signifikan, kita mulai melihat munculnya peluang baru dari valuasi yang lebih menarik dan imbal hasil yang lebih kompetitif. Karena itu, bagi kami, saat ini adalah waktu yang tepat untuk mengevaluasi kembali portofolio secara lebih objektif," ujar Fajar.

Penutup: Langkah BRI menyasar segmen syariah mencerminkan pergeseran preferensi investor ritel yang semakin mencari instrumen sesuai prinsip dan tujuan finansial mereka. Dengan pertumbuhan investor baru yang melonjak 280,68% hingga triwulan II 2026, kanal wealth management berbasis syariah berpotensi menjadi mesin pertumbuhan baru di tengah pasar yang masih bergejolak.

Follow lampungvoice.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: katadata.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks