Bhayangkara Presisi Lampung FC mengalahkan Isenmulang Kalteng FC dengan skor 2-0 di Stadion Sumpah Pemuda PKOR Wayhalim, Bandarlampung. Pelatih Oscar Bruzon menyebut perubahan taktik di lini tengah menjadi faktor penentu kemenangan tersebut. Hasil ini membawa Bhayangkara naik ke urutan 9 klasemen Super League dengan lima poin.
BANDARLAMPUNG — Bhayangkara Presisi Lampung FC meraih tiga poin penuh di kandang sendiri setelah menundukkan Isenmulang Kalteng FC 2-0. Dua gol tuan rumah dicetak Allano dan M Ikhsan. Pelatih Oscar Bruzon mengungkapkan bahwa perubahan strategi, terutama di lini tengah, menjadi kunci kemenangan malam itu.
Oscar mengatakan kemenangan tersebut tidak diraih dengan mudah. Tim tamu dinilai memberikan tekanan melalui serangan balik. Kondisi angin kencang di Stadion Sumpah Pemuda PKOR Wayhalim juga memaksa para pemain bekerja lebih keras mengendalikan permainan.
Lini Tengah Jadi Titik Balik Penguasaan Bola
Menurut Oscar, penguatan lini tengah membuat penguasaan permainan perlahan beralih ke Bhayangkara. Ia memberikan kebebasan lebih kepada Allano untuk bermain di tengah dan lebih dekat dengan lini depan. Perubahan itu memudahkan tim membangun serangan dan menciptakan peluang.
"Perubahan taktik terutama di lini tengah menjadi lebih kuat sehingga penguasaan permainan perlahan beralih dan ini menjadi faktor penentu kemenangan malam ini," kata Oscar di Bandarlampung, Sabtu.
Ia menambahkan bahwa pertandingan tidak selalu berjalan sesuai keinginan. Ada masa timnya harus menyerang, ada pula masa harus bertahan. Yang terpenting, kata dia, adalah kemampuan mengendalikan setiap situasi.
Dua Target Bhayangkara Terpenuhi: Tiga Poin dan Gawang Bersih
Oscar menyatakan timnya sejak awal membidik dua target dalam laga tersebut. Selain meraih tiga poin, Bhayangkara juga menargetkan tidak kebobolan. Kedua target itu berhasil dicapai.
"Sejak awal kami memiliki dua tujuan, yakni meraih tiga poin dan menjaga gawang tetap aman. Saya senang karena kedua tujuan itu berhasil kami capai," kata Oscar.
Ia menilai timnya baru benar-benar menguasai permainan pada 15 menit terakhir. Para pemain mampu menjaga penguasaan bola sekaligus meredam upaya lawan membangun serangan.
"Kami harus memberi waktu kepada pemain untuk mengendalikan permainan. Seperti yang terlihat pada 15 menit terakhir, kami benar-benar memegang kendali," kata dia.
Posisi Klasemen: Bhayangkara ke Peringkat 9, Isenmulang Juru Kunci
Kemenangan ini menjadi tiga poin pertama Bhayangkara di kandangnya sendiri. Tambahan tiga poin membawa Bhayangkara naik ke urutan 9 klasemen Super League dengan koleksi lima poin. Sementara itu, Isenmulang Kalteng FC berada di posisi juru kunci.