Pencarian

PLN Lampung Bekali 50 Siswa dan Guru Empat SMK Pelatihan Konversi Motor Listrik, Dukung Transisi Energi

Senin, 27 Juli 2026 • 20:37:31 WIB
PLN Lampung Bekali 50 Siswa dan Guru Empat SMK Pelatihan Konversi Motor Listrik, Dukung Transisi Energi
PLN UID Lampung memberikan pelatihan konversi motor listrik kepada 50 siswa dan guru dari empat SMK di Bandarlampung.

BANDARLAMPUNG — Empat sekolah menengah kejuruan di Bandarlampung kini memiliki media pembelajaran langsung untuk teknologi kendaraan listrik. PLN UID Lampung tidak hanya memberikan pelatihan konversi motor listrik, tetapi juga menyerahkan empat unit sepeda motor dan empat paket kit konversi sebagai alat praktik.

Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN UID Lampung Rio Widya Nugraha mengatakan pelatihan ini diikuti 50 peserta yang terdiri dari siswa dan guru SMKN 2 Bandarlampung, SMK 2 Mei Bandarlampung, SMKN 5 Bandarlampung, dan SMKN 7 Bandarlampung. Dua bengkel mitra, Bengkel KS Motrik dan Bengkel Serayu Motor, juga turut serta.

Materi Disusun Bersama Akademisi, Praktik di Bengkel Profesional

Pelatihan berlangsung selama tiga setengah hari. Peserta mendapat pembekalan materi dasar teknologi konversi motor listrik yang disusun bersama akademisi Universitas Bandarlampung. Setelah itu, mereka menjalani praktik konversi selama satu setengah hari yang didampingi instruktur dari Elders Garage.

"Selama dua hari, peserta mendapatkan pembekalan materi dasar teknologi konversi motor listrik yang disusun bersama akademisi Universitas Bandarlampung, kemudian dilanjutkan dengan praktik konversi motor listrik selama satu setengah hari didampingi instruktur dari Elders Garage," kata Rio di Bandarlampung, Senin.

Mengapa SMK Jadi Sasaran Program Ini?

PLN menilai pendidikan vokasi memiliki peran strategis dalam mencetak talenta yang siap mendukung industri kendaraan listrik di Indonesia. Di tengah dinamika geopolitik global yang memengaruhi ketahanan energi, percepatan transisi menuju energi bersih harus diiringi dengan kesiapan sumber daya manusia yang kompeten.

"Kami terus memperkuat dukungannya terhadap transisi energi melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli," ujar Rio.

Modal Awal untuk Teknisi dan Inovator Muda

PLN berharap pelatihan ini bisa melahirkan teknisi dan inovator muda yang siap mendukung transformasi energi sekaligus membuka peluang usaha baru. Perusahaan tidak hanya membangun infrastruktur kendaraan listrik, tetapi juga menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menjadi bagian dari ekosistem kendaraan listrik nasional.

"Melalui pelatihan ini, kami berharap lahir teknisi dan inovator muda yang siap mendukung transformasi energi sekaligus membuka peluang usaha baru di masa depan. Inilah wujud komitmen PLN dalam menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat melalui pendidikan dan pengembangan kompetensi," kata Rio.

Bagikan
Sumber: lampung.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks