Pencarian

Sumur Baru PHR di Blok Rokan Mengalirkan Minyak 2.035 Barel per Hari, Kualitas Murni Tanpa Air

Jumat, 24 Juli 2026 • 16:43:32 WIB
Sumur Baru PHR di Blok Rokan Mengalirkan Minyak 2.035 Barel per Hari, Kualitas Murni Tanpa Air
PHR berhasil mengalirkan minyak 2.035 barel per hari dari Sumur Menggala South-21 di Blok Rokan tanpa campuran air.

LAMPUNG — PHR mencatatkan terobosan operasional di tengah kompleksitas bawah tanah Blok Rokan. Sumur Menggala South-21 yang dibor menggunakan Rig GW-337 berkapasitas 550 HP Electric Rig ini menargetkan reservoir Formasi Menggala di kedalaman sekitar 4.146 kaki. Hasil uji awal menunjukkan aliran minyak mencapai 2.035 barel per hari tanpa campuran air—sinyal langka yang menandakan reservoir masih dalam kondisi prima.

Tekanan Geologis yang Berhasil Dijinakkan

Proses pengeboran yang dimulai pada Juni 2026 dan rampung 19 Juli 2026 itu tidak berjalan mulus. Tim lapangan menghadapi ancaman longsornya lapisan serpih (sloughing shale), hilangnya lumpur bor (loss circulation), hingga risiko tersangkutnya pipa bor pada interval produksi. Namun, perencanaan matang dan kolaborasi lintas fungsi membuat proyek ini selesai 9 persen lebih cepat dari jadwal, dengan efisiensi biaya mencapai 44 persen dan nihil kecelakaan kerja.

“Keberhasilan Sumur Menggala South-21 menunjukkan bahwa pengembangan lapangan eksisting di Blok Rokan masih memiliki potensi yang sangat baik,” ujar Andre Wijanarko, General Manager Zona Rokan, Jumat (24/7). Ia menambahkan capaian ini merupakan hasil kerja keras tim yang mampu mengeksekusi program pengeboran secara selamat, efisien, dan berkualitas.

Dampak Langsung ke Produksi Nasional

Tambahan 2.035 barel per hari dari satu sumur infill menjadi suntikan signifikan bagi upaya PHR mempertahankan laju produksi di WK Rokan—salah satu blok minyak terbesar di Indonesia. Sumur tipe J berarah ini dirancang untuk mengoptimalkan reservoir yang sudah berproduksi, bukan membuka lapangan baru. Artinya, PHR berhasil memeras potensi sisa dari formasi tua dengan teknologi pengeboran presisi.

Keberhasilan ini memperkuat optimisme terhadap pengembangan lanjutan di area Menggala dan sekitarnya. PHR berencana terus mengevaluasi data bawah permukaan (subsurface) untuk merancang sumur-sumur berikutnya, sejalan dengan target pemerintah meningkatkan produksi minyak nasional yang tengah berada di bawah tekanan alami penurunan reservoir.

PHR berkomitmen menjalankan eksplorasi dan pengeboran secara prudent, berbasis data, serta mengedepankan keselamatan dan keandalan operasi. Jika tren positif ini berlanjut, Blok Rokan bisa kembali menjadi tulang punggung produksi minyak Indonesia di tengah upaya mengejar target 1 juta barel per hari.

Bagikan
Sumber: dunia-energi.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks