Pencarian

MTsN 2 Lampung Timur Ikuti Bedah Kurikulum Berbasis Cinta, Hasilnya Akan Didiseminasikan ke Seluruh Guru

Sabtu, 25 Juli 2026 • 16:15:01 WIB
MTsN 2 Lampung Timur Ikuti Bedah Kurikulum Berbasis Cinta, Hasilnya Akan Didiseminasikan ke Seluruh Guru

LAMPUNG TIMUR — Dua pejabat MTsN 2 Lampung Timur mendapat tugas khusus seusai mengikuti forum bedah capaian pembelajaran (CP) Kurikulum Berbasis Cinta. Mereka akan menyebarluaskan pemahaman baru itu ke semua guru di madrasah, agar penyusunan modul ajar dan asesmen selaras dengan nilai-nilai kemanusiaan.

Kepala MTsN 2 Lampung Timur, Lenny Darnisah, bersama Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Andika Limas Putra, mengikuti kegiatan tersebut di MTsN 2 Bandar Lampung. Acara itu menghadirkan forum diskusi dan pendalaman materi seputar analisis CP, penyusunan perangkat ajar, serta strategi implementasi KBC dalam proses pembelajaran.

Mengapa Kurikulum Berbasis Cinta Dianggap Penting?

Kurikulum Berbasis Cinta tidak hanya menitikberatkan pada penguasaan kompetensi akademik. Lebih dari itu, kurikulum ini dirancang untuk memperkuat karakter, empati, kolaborasi, dan nilai-nilai kemanusiaan pada peserta didik. Menurut Lenny Darnisah, perubahan kurikulum harus direspons dengan kesiapan seluruh warga madrasah.

"Perubahan dan pengembangan kurikulum harus direspons dengan kesiapan seluruh warga madrasah. Melalui kegiatan ini, kami memperoleh wawasan baru yang akan menjadi bekal dalam menyusun pembelajaran yang lebih bermakna, humanis, dan selaras dengan semangat Kurikulum Berbasis Cinta," ujar Lenny dalam pernyataan yang diterima redaksi.

Apa Langkah Tindak Lanjut di MTsN 2 Lampung Timur?

Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Andika Limas Putra, menambahkan bahwa hasil bedah CP akan ditindaklanjuti melalui diseminasi internal. "Pemahaman mengenai Capaian Pembelajaran dapat diterapkan secara seragam dalam penyusunan modul ajar, asesmen, maupun kegiatan kokurikuler," jelasnya.

Langkah ini menjadi wujud komitmen madrasah dalam mendukung transformasi pendidikan yang diinisiasi Kementerian Agama. Proses pembelajaran yang berkualitas, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta tetap menanamkan nilai-nilai kasih sayang, keteladanan, dan akhlak mulia menjadi target utama.

Kegiatan bedah CP di MTsN 2 Bandar Lampung diikuti oleh puluhan kepala madrasah dan waka kurikulum se-Lampung. Melalui forum tersebut, para peserta memperoleh pemahaman komprehensif tentang penyusunan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.

Harapan ke Depan: Ekosistem Pembelajaran yang Inklusif

Dengan penguatan kompetensi kepala madrasah dan tim kurikulum, implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di MTsN 2 Lampung Timur diharapkan berjalan optimal. Ekosistem pembelajaran yang aman, inklusif, bermakna, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik yang unggul, berprestasi, serta berakhlakul karimah dapat terwujud.

Lenny Darnisah menegaskan bahwa keikutsertaan dalam forum tersebut merupakan bentuk komitmen madrasah untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan. "Kami akan memastikan seluruh guru memahami dan menerapkan nilai-nilai KBC dalam setiap proses belajar-mengajar," pungkasnya.

Bagikan
Sumber: kemenaglampungtimur.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks