Pencarian

AiMOGA Robotics Jual Robot Humanoid Mornine di Indonesia, Mulai Rp800 Juta

Kamis, 10 September 2026 • 17:33:31 WIB
AiMOGA Robotics Jual Robot Humanoid Mornine di Indonesia, Mulai Rp800 Juta
AiMOGA Robotics membuka experience store pertamanya di Jakarta pada Rabu (9/9).

LAMPUNG — AiMOGA Robotics membuka experience store pertamanya di Jakarta pada Rabu (9/9). Lewat gerai itu, perusahaan memperkenalkan dua lini produknya untuk pasar Indonesia: robot humanoid Mornine dan robot anjing Argos. Keduanya diposisikan sebagai asisten dan pendamping manusia, bukan pengganti tenaga kerja.

Mornine dipasarkan dengan harga 285.800 yuan secara global, setara Rp800 juta sampai Rp1 miliar di Indonesia. Sementara Argos dibanderol 15.800 yuan atau sekitar Rp50 juta. Selisih harga keduanya mencerminkan perbedaan kelas kemampuan dan kompleksitas perangkat.

Spesifikasi Mornine: Humanoid 167 Sentimeter dengan AI Multimodal

Mornine berdiri setinggi 167 sentimeter dengan bobot 70 kilogram. Robot ini mengintegrasikan AI multimodal berbasis LLM, kamera, sensor, mikrofon, dan 3D LiDAR untuk navigasi mandiri.

Kombinasi sensor itu memungkinkan Mornine memahami kondisi lingkungan, berinteraksi secara alami dengan manusia, dan menjalankan fungsi operasional tanpa menggantikan peran manusia. Penggunaannya mencakup entertainment, penyambutan tamu, pemberian informasi, hingga penyampaian pengetahuan produk secara konsisten.

AiMOGA menyasar sektor layanan publik, kesehatan, pendidikan, industri, keamanan, dan kebutuhan pendampingan sehari-hari sebagai pasar utama Mornine.

Argos: Robot Anjing untuk Pendampingan dan Pengawasan

Argos dirancang untuk aktivitas harian yang lebih ringan. Robot ini bisa menemani penggunanya berjalan-jalan, mengawasi anak, dan membantu membawa barang. Argos merespons perintah suara dan sentuhan, dilengkapi kamera, mikrofon, radar, speaker, dan lampu penerangan.

Dengan harga mulai Rp50 juta, Argos menyasar segmen yang lebih luas dibanding Mornine, termasuk pengguna perorangan dan bisnis kecil yang ingin mencoba otomasi ringan.

Klaim AiMOGA soal Peran Robot di Dunia Kerja

Sales & Development Manager AiMOGA Winny Cinthya menyebut robot humanoid ini bisa menjalankan pelayanan layaknya customer service di lobby mall, lobby gedung, atau rumah sakit.

"Lebih ke human assistant, jadi untuk pekerjaan-pekerjaan yang tidak perlu terlalu dilakukan lagi sama manusia. Dia tidak untuk menggantikan manusia, tapi dia lebih ke membantu pekerjaan kita," jelas Winny.

Posisi itu menempatkan Mornine sebagai alat bantu operasional, bukan substitusi pegawai. Untuk pasar Indonesia, narasi ini relevan mengingat kekhawatiran soal otomasi dan dampaknya ke lapangan kerja.

Sertifikasi Internasional dan Jejak Global

AiMOGA mengklaim Mornine telah memperoleh tiga sertifikasi: standar Uni Eropa CE-MD (Machinery Safety Directive), EN 18031 (Cybersecurity and Data Protection), dan CE-RED (Radio Equipment Directive). Perusahaan juga mengantongi sertifikasi FCC dari Amerika Serikat.

Secara global, AiMOGA telah mengirimkan lebih dari 2.000 unit dan menjangkau lebih dari 60 negara. Implementasinya mencakup ratusan skenario nyata di sektor otomotif, layanan medis, dan berbagai bidang lain.

Kehadiran AiMOGA di Jakarta menambah daftar pemain robotik yang membidik pasar Indonesia. Dengan rentang harga Rp50 juta sampai Rp1 miliar, penetrasi produk ini masih akan bergantung pada kesiapan pelaku bisnis lokal mengadopsi robot layanan di operasional harian mereka.

Follow lampungvoice.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks