Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus memastikan pembangunan 1.988 Puskesmas baru akan dimulai tahun 2027 di berbagai daerah, termasuk Lampung, untuk memperkuat layanan kesehatan masyarakat. Program prioritas Presiden ini menyasar kecamatan yang belum memiliki Puskesmas, bangunan rusak berat, serta Puskesmas yang melayani lebih dari 60 ribu penduduk.
BANDARLAMPUNG — Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI Benjamin Paulus Octavianus menyatakan pembangunan 1.988 unit Puskesmas baru akan direalisasikan di berbagai daerah pada 2027. Kebijakan ini merupakan bagian dari program prioritas pemerintah dalam memperkuat layanan kesehatan primer bagi masyarakat.
"Seperti yang kita ketahui Presiden memprioritaskan adanya perbaikan serta pembangunan Puskesmas baru se-Indonesia. Dan ini jadi berita yang sangat baik untuk memperkuat layanan kesehatan," ujar Benjamin di Bandarlampung, Jumat.
Sasaran Pembangunan: Kecamatan Tanpa Puskesmas hingga Bangunan Rusak Berat
Benjamin menjelaskan pembangunan Puskesmas baru tidak merata di seluruh wilayah. Ada tiga kategori utama yang menjadi prioritas sasaran program ini.
Pertama, kecamatan yang sama sekali belum memiliki fasilitas Puskesmas. Kedua, Puskesmas yang mengalami kerusakan berat dengan tingkat kerusakan maksimum 65 persen. Ketiga, Puskesmas yang beban pelayanannya melebihi kapasitas karena melayani lebih dari 60 ribu penduduk.
"Jadi Puskesmas ini merupakan program prioritas, kita bersyukur karena pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden sangat menitikberatkan kepada pelayanan kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat yang tidak mampu," katanya.
Dua Model Desain Bangunan Puskesmas Baru
Kementerian Kesehatan telah menyiapkan dua model desain standar untuk pembangunan Puskesmas baru tersebut. Desain pertama berupa bangunan satu lantai dengan luas tanah sekitar 2.660 meter persegi dan luas bangunan 954 meter persegi.
Sedangkan desain kedua merupakan bangunan dua lantai yang membutuhkan luas tanah 2.420 meter persegi dengan luas bangunan lebih besar, yakni 1.041 meter persegi.
"1.988 Puskesmas yang kita bangun tahun depan modelnya seperti ini, tanah luasnya mencapai 2.660 meter persegi, dan luas bangunannya kira-kira hampir 1.000 meter persegi," ucap dia.
Renovasi Massal dan Pembangunan Laboratorium Kesehatan
Selain pembangunan baru, pemerintah juga menyiapkan renovasi untuk Puskesmas rusak sedang sebanyak 8.001 unit. Total keseluruhan Puskesmas yang akan direnovasi dan diperbaiki tahun depan mencapai 14.951 unit.
Rincian program tersebut meliputi pembangunan Puskesmas baru 1.988 unit, renovasi rusak sedang 8.001 unit, serta pemenuhan kebutuhan prasarana seperti ambulans sebanyak 4.962 unit.
Pemerintah juga berencana membangun 514 laboratorium kesehatan masyarakat yang tersebar di 514 kabupaten dan kota. Seluruh program ini ditargetkan selesai pada 2030.
Dalam program perbaikan menyeluruh ini, direncanakan total renovasi mencapai 10 ribu Puskesmas di 7.285 kecamatan dengan anggaran perbaikan sekitar Rp4 miliar untuk setiap unit Puskesmas.