Pencarian

Pendakian Gunung Gede Pangrango Masih Ditutup, Pendaki yang Sudah Booking Bisa Refund

Rabu, 02 September 2026 • 17:10:31 WIB
Pendakian Gunung Gede Pangrango Masih Ditutup, Pendaki yang Sudah Booking Bisa Refund
Petugas Balai Besar TNGGP berjaga di jalur pendakian Gunung Gede Pangrango yang resmi diperpanjang penutupannya mulai 1 September 2026.

LAMPUNG — Destinasi favorit para pendaki di Jawa Barat, Gunung Gede Pangrango, masih belum bisa dijelajahi. Per 1 September 2026, Balai Besar TNGGP resmi memperpanjang penutupan jalur pendakian mereka untuk periode yang belum bisa dipastikan kapan berakhirnya.

Mengapa Jalur Pendakian Kembali Disumpal?

Keputusan ini tertuang dalam Surat Edaran Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango Nomor 21 Tahun 2026. Langkah ini bukan tanpa alasan, melainkan imbas dari tingginya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih mengancam kawasan tersebut.

Meskipun titik api di Alun-alun Suryakancana dan Kawah Wadon telah berhasil dipadamkan, musim kemarau yang masih berlangsung membuat kondisi alam di sana ibarat jerami kering. Hamparan rerumputan dan pepohonan yang kering sangat mudah tersulut api, baik akibat kelalaian manusia ataupun faktor alam.

Humas Balai Besar TNGGP, Agus Deni, menjelaskan bahwa pemantauan dan langkah antisipasi terus dilakukan pihaknya untuk memastikan kawasan tetap aman.

Bagaimana Jika Saya Sudah Terlanjur Booking?

Bagi para pendaki yang sudah melakukan pemesanan online untuk tanggal 1 September 2026 atau setelahnya, tidak perlu panik. Balai Besar TNGGP memberikan opsi pengembalian dana alias refund secara penuh bagi pendaki yang pendaftarannya terdampak kebijakan ini.

Proses pengajuannya cukup mudah. Calon pendaki tinggal menghubungi nomor WhatsApp resmi Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango untuk memproses pengembalian uang tiket tersebut. Informasi lebih lanjut juga bisa dipantau melalui laman resmi dan media sosial TNGGP.

Apa Sanksi bagi Pendaki yang Nekat Masuk?

Kebijakan penutupan ini jelas bukan untuk dipublikasi semata. Balai Besar TNGGP telah menyiapkan langkah tegas dengan menempatkan petugas di setiap jalur pendakian. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi adanya pendaki nakal yang mencoba masuk secara ilegal lewat jalur-jalur tikus.

"Tentu kami melakukan juga antisipasi adanya pendaki ilegal. Sanksi akan ditetapkan jika ada oknum pendaki yang tetap nekat naik selama masa penutupan," tegas Agus Deni.

Kapan Pendakian Gede Pangrango Kembali Dibuka?

Hingga saat ini, belum ada tanggal pasti kapan gerbang pendakian kembali dibuka. Pihak pengelola masih akan mengevaluasi kondisi cuaca dan tingkat kekeringan lahan secara berkala. Untuk mendapatkan kabar terbaru seputar pembukaan jalur, Anda disarankan rutin mengecek pengumuman resmi dari Balai Besar TNGGP agar tidak ketinggalan informasi.

Jika kondisi cuaca sudah lebih bersahabat dan risiko karhutla dinilai menurun, tentu kebijakan ini akan dicabut kembali. Sembari menunggu, ada baiknya Anda menyusun ulang rencana pendakian ke waktu yang lebih aman, atau mengeksplorasi destinasi alternatif lain di kawasan Bogor dan Sukabumi yang tidak terdampak penutupan.

Follow lampungvoice.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: travel.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks