LAMPUNG UTARA — Tim gabungan TNI, Polri, dan pemerintah daerah menggelar sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) secara serentak di empat lokasi di Kecamatan Sungkai Utara dan Sungkai Tengah, Kabupaten Lampung Utara, Rabu (02/09/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.30 WIB ini menyasar kalangan pelajar dan masyarakat umum.
Sebanyak 513 siswa-siswi MAN 2 Lampung Utara dan 500 pelajar SMAN 1 Sungkai Utara menerima materi penyuluhan. Selain itu, sosialisasi juga menjangkau perangkat desa dan warga di Desa Mekar Asri, Kecamatan Sungkai Tengah, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama di Desa Negara Ratu, Kecamatan Sungkai Utara.
Empat Titik Sasaran, Materi Berbeda Tiap Kelompok
Di MAN 2 Lampung Utara, materi disampaikan oleh Kolonel Kes Choirul Anwar didampingi Kapten Inf Ali Sutato dan Mayor Ckm Era Safroni. Adapun di SMAN 1 Sungkai Utara, giliran Letkol Laut (H) R. Agung Gunawan yang menjadi pemateri utama dengan pendamping Kolonel Tek Mashuri Sunendar.
Sementara itu, penyuluhan untuk warga Desa Mekar Asri menghadirkan Letkol Laut (T) Nuki Widiasmoro. Kegiatan di Desa Negara Ratu diisi oleh Kapten Cpm Chandra Agung Waskito bersama Brigjen TNI Hasandi Lubis dan Mayor Cpm Aris Setia Hadi.
Rombongan penyuluh dipimpin sejumlah perwira menengah TNI, di antaranya Brigjen TNI Hasandi Lubis, Kolonel Tek Mashuri Sunendar, Kolonel Arh Mokhamad Ibnu Sukelan, serta Kolonel Kes Choirul Anwar.
Larangan Membakar Lahan Jadi Pesan Utama
Dalam penyuluhan, para pemateri menekankan bahwa pencegahan harus dilakukan sebelum api muncul. Masyarakat dan pelajar diberi pemahaman tentang pemetaan wilayah rawan karhutla, pentingnya pemantauan intensif, serta larangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar.
Warga juga diminta segera melaporkan indikasi titik api kepada petugas. Kecepatan informasi dan koordinasi lintas instansi dinilai menjadi faktor kunci agar api tidak meluas dan menimbulkan kerugian lebih besar.
Kegiatan ini didukung Camat Sungkai Utara Zulham A. Razak, Camat Sungkai Tengah Chandra Khairil, Danramil 412-06/SU Kapten Inf. Usman, Kapolsek Sungkai Utara AKP Zaldi, serta jajaran kelompok tani dan Gapoktan.
Pelajar Disiapkan Jadi Agen Perubahan
Edukasi kepada kalangan pelajar dinilai strategis karena generasi muda berperan menyebarluaskan pesan pencegahan karhutla kepada keluarga dan lingkungan sekitarnya. Materi yang diterima di sekolah diharapkan bisa menjadi kebiasaan baru di rumah masing-masing.
Seluruh rangkaian kegiatan penyuluhan di lapangan rampung sekitar pukul 10.30 WIB. Tim kemudian melaksanakan istirahat dan konsolidasi sebelum meninggalkan lokasi pada pukul 11.26 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan aman, tertib, dan lancar.
Sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan semakin kuat menghadapi potensi karhutla di Lampung Utara. Membuka lahan dengan cara membakar serta menunda laporan indikasi kebakaran menjadi dua hal yang terus diingatkan kepada warga sebagai bentuk kepedulian menjaga lingkungan.