Kebijakan Pembiayaan: Meringankan Beban Calon Pembeli Rumah
LAMPUNG — Dalam keterangan resmi yang diunggah akun Instagram Sekretariat Kabinet, rapat membahas upaya menghadirkan rumah yang lebih layak dan terjangkau. "Termasuk kebijakan untuk meringankan akses pembiayaan perumahan agar semakin banyak masyarakat dapat memiliki rumah," tulis keterangan tersebut.
Belum ada rincian skema yang diputuskan. Rapat ini lebih berfokus pada arah kebijakan yang akan dirumuskan dalam waktu dekat.
Program ASRI: Tidak Sekadar Membangun, tapi Menata Lingkungan
Sejalan dengan upaya pembiayaan, pemerintah menjalankan Gerakan Indonesia ASRI yang menyasar pembenahan lingkungan permukiman secara menyeluruh. Targetnya bukan hanya rumah yang layak secara bangunan, tetapi juga lingkungan yang bersih, sehat, aman, nyaman, resik, dan indah.
"Inilah semangat Indonesia ASRI: menghadirkan hunian yang semakin layak dan lingkungan yang semakin indah, dengan tetap menghargai karakter, budaya, dan kearifan lokal di setiap daerah," tulis keterangan Sekretariat Kabinet.
Sejak 2025, program bedah rumah telah menjangkau 400 ribu rumah. Pemerintah juga akan melanjutkan dengan penyediaan dan perbaikan air bersih, MCK, pengelolaan sampah, serta peningkatan kebersihan lingkungan.
Jajaran Menteri dan Pejabat yang Hadir
Rapat terbatas ini dihadiri sejumlah pejabat tinggi. Di antaranya Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono.
Hadir pula CEO BPI Danantara Rosan Roeslani, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Belum ada pernyataan resmi dari masing-masing pejabat terkait hasil rapat. Kebijakan lanjutan akan diumumkan setelah kajian teknis selesai.