Pencarian

9 Tempat Wisata Tersembunyi di Lampung yang Wajib Dijelajahi

Senin, 10 Agustus 2026 • 14:26:31 WIB
9 Tempat Wisata Tersembunyi di Lampung yang Wajib Dijelajahi
Tempat wisata tersembunyi di Lampung. (Foto: nET)

LAMPUNG - Lampung tak hanya dikenal lewat Taman Nasional Way Kambas, Pulau Pahawang, Teluk Kiluan, atau kawasan Gunung Anak Krakatau. Provinsi ini menyimpan sejumlah destinasi alam yang belum menjadi tujuan utama wisatawan, tersebar dari Way Kanan hingga Bandar Lampung.

Sebutan "tersembunyi" pada daftar ini bukan berarti benar-benar tidak dikenal, melainkan lokasi yang belum sepopuler objek wisata utama atau membutuhkan persiapan akses lebih matang.

Berikut sembilan destinasi yang layak masuk rencana perjalanan berikutnya.

1. Air Terjun Putri Malu, Way Kanan

Berada di Kampung Juku Batu, Kecamatan Banjit, tepat di kawasan Hutan Lindung Bukit Punggur Register 24. Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung mencatat ketinggian air terjun ini berkisar 60-80 meter.

Kendaraan hanya bisa diparkir di Kampung Juku Batu, perjalanan dilanjutkan dengan ojek lalu berjalan kaki menuju air terjun.

2. Danau Biru Tambang Batu Padas, Lampung Tengah

Berlokasi di kawasan Payung Mulya, danau ini terbentuk dari bekas aktivitas pertambangan dengan warna air biru kehijauan yang khas.

Karena berasal dari bekas galian, kondisi tebing dan kedalaman air perlu diwaspadai — lanskapnya lebih tepat dinikmati dari area aman, bukan untuk berenang.

3. Bukit Batu Bara, Lampung Tengah

Kawasan perbukitan terbuka ini cocok untuk trekking ringan, fotografi lanskap, dan menikmati matahari terbit maupun terbenam tanpa membutuhkan fasilitas wisata lengkap.

4. Pulau Kelagian, Pesawaran

Berada di sekitar Teluk Ratai, berdekatan dengan kawasan Pahawang. Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung mencatat pulau ini masuk kawasan wisata bahari Teluk Lampung, dengan akses darat ke dermaga dilanjutkan perahu.

5. Pantai Mutun, Pesawaran

Sudah cukup dikenal masyarakat Lampung, namun tetap relevan sebagai titik awal menuju pulau-pulau di sekitarnya seperti Pulau Tangkil.

6. Pantai Gigi Hiu, Tanggamus

Terletak di Pekon Susuk, Kelumbayan, sekitar 74 kilometer dari Bandar Lampung. Formasi batu karangnya menjulang hingga sekitar 10 meter, menciptakan lanskap yang fotogenik terutama saat pagi dan sore.

7. Laguna Gayau, Tanggamus

Masih dalam kawasan Desa Wisata Kiluan Negeri. Data JADesta Kementerian Pariwisata mencatat trekking menuju laguna ini membutuhkan sekitar 20 menit, dengan fasilitas kamar mandi umum, musala, area foto, dan tempat makan.

Desa Wisata Kiluan Negeri sendiri dikembangkan berbasis masyarakat sejak 2005, ditetapkan sebagai kawasan konservasi perairan daerah pada 2019, dan desa wisata pada 2020.

8. Bukit Aslan, Bandar Lampung

Berlokasi di Jalan Bukit Aslan, Way Gubak, Kecamatan Sukabumi. Dari sini terlihat panorama laut, perbukitan hijau, dan lanskap perkotaan sekaligus — cocok untuk perjalanan singkat tanpa keluar kota.

9. Kawasan Suoh, Lampung Barat

JADesta mencatat Desa Wisata Suka Marga di Kecamatan Suoh memiliki kawah berwarna berbeda, beberapa danau, padang savana, hamparan pasir, dan air terjun dalam satu kawasan geowisata.

Perjalanan ke Suoh membutuhkan perencanaan lebih matang dibanding destinasi dekat kota, mulai dari transportasi, kondisi jalan, hingga tempat menginap.

Pemerintah Provinsi Lampung terus memasukkan destinasi alam baru ke pengembangan pariwisata daerah, mencakup kawasan Teluk Lampung dan Selat Sunda, pesisir barat, hingga Taman Nasional Way Kambas.

Sebelum berangkat ke destinasi manapun di atas, pastikan kondisi cuaca, bawa air dan bekal secukupnya, gunakan alas kaki sesuai medan, dan jaga kebersihan kawasan — terutama untuk lokasi yang belum memiliki fasilitas pengelolaan sampah memadai.

Follow lampungvoice.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks