TANGGAMUS — Teror yang dialami seorang lansia di Pekon Srikuncoro berakhir setelah ia melapor ke Polsek Semaka dalam kondisi ketakutan. Korban berinisial M mengaku rumahnya didatangi lima pria yang memaksa meminta uang sambil mengancam menggunakan badik.
Kunci T Ditemukan Saat Pelaku ke Kamar Mandi
Personel Tekab 308 Presisi Satreskrim Polres Tanggamus bersama Polsek Semaka bergerak ke lokasi pada Sabtu (27/6/2026). Saat tiba, petugas mendapati dua pria di rumah korban: WH dan seorang lainnya berinisial S yang kemudian melarikan diri.
Saat hendak diamankan, WH meminta izin ke kamar mandi. Gerak-geriknya mencurigakan. Seorang anggota mengawasi dan melihat WH membuang bungkus rokok melalui ventilasi. Di dalam bungkus rokok itu, polisi menemukan satu buah kunci T dan dua mata kunci.
“WH sempat berupaya melarikan diri, namun berhasil digagalkan,” ujar Kasatreskrim Polres Tanggamus AKP Khairul Yasin Ariga, mewakili Kapolres AKBP Rahmad Sujatmiko, Sabtu (4/7/2026).
Polisi Duga Pelaku Bagian Jaringan Curanmor
Temuan kunci T menjadi pintu masuk baru bagi penyidik. Alat itu identik dengan sarana yang kerap digunakan pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Polisi kini mendalami kemungkinan WH terlibat dalam jaringan curanmor yang lebih luas.
Selain kunci T, polisi menyita satu unit Toyota Kijang Innova hitam bernomor polisi BE 1252 VR sebagai barang bukti. “Kasus ini masih terus dikembangkan. Kami memburu pelaku lain yang melarikan diri sekaligus mendalami dugaan keterlibatan terduga pelaku dalam perkara pencurian lainnya,” kata Khairul.
Modus Berulang: Tekan Lansia dengan Ancaman Kekerasan
Menurut hasil penyelidikan sementara, WH bersama komplotannya diduga telah beberapa kali mendatangi rumah korban. Mereka menekan lansia tersebut agar menyerahkan sejumlah uang melalui ancaman, bahkan disertai dugaan kekerasan.
Polres Tanggamus mengimbau masyarakat yang pernah mengalami tindakan serupa atau memiliki informasi terkait aktivitas para pelaku untuk segera melapor. Keterangan dari warga dinilai penting untuk mengungkap kemungkinan adanya korban lain.
Saat ini, WH beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Tanggamus untuk menjalani proses penyidikan. Pengejaran terhadap pelaku lain yang kabur masih terus dilakukan.