BANDAR LAMPUNG — Presiden Prabowo Subianto menghadiri langsung pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Bandar Lampung, Rabu (10/6/2026). Mengenakan kemeja safari cokelat dan peci hitam, ia tiba di lokasi sekitar pukul 14.06 WIB dan disambut ribuan peserta dari seluruh Indonesia.
Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia membutuhkan generasi pengusaha yang berani mengambil risiko dan inovatif. “Pengusaha muda adalah salah satu kekuatan penting dalam membangun masa depan ekonomi Indonesia. Kita membutuhkan anak-anak muda yang berani mengambil risiko, membangun usaha, membuka lapangan kerja, dan ikut memperkuat kemandirian bangsa,” ujar Presiden.
Pemerintah Dorong Ekosistem Usaha untuk Pengusaha Muda
Presiden menyatakan pemerintah akan terus mendorong terciptanya ekosistem usaha yang mendukung pertumbuhan pengusaha nasional. Menurut dia, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan organisasi kewirausahaan seperti HIPMI menjadi faktor penting dalam memperluas kesempatan usaha, meningkatkan investasi, serta mempercepat pemerataan pertumbuhan ekonomi di daerah.
Menteri ESDM sekaligus senior HIPMI, Bahlil Lahadalia, yang turut mendampingi Presiden, menilai Munas ini harus menjadi ruang konsolidasi gagasan. “Pengusaha muda harus masuk ke sektor-sektor strategis, memperkuat hilirisasi, membangun industri, dan menjadi bagian dari mesin pertumbuhan ekonomi Indonesia,” kata Bahlil.
Empat Kandidat Bertarung di Pemilihan Ketum HIPMI 2026–2029
Munas XVIII HIPMI yang mengusung tema “Sinergi Pengusaha Muda Membangun Kekuatan Ekonomi Nasional” tak hanya menjadi forum konsolidasi. Acara ini juga menjadi ajang pemilihan Ketua Umum BPP HIPMI periode 2026–2029. Empat kandidat yang bersaing adalah Reynaldo Bryan, Ade Jona Prasetyo, Afifuddin Kalla, dan Anthony Leong.
Ketua Steering Committee Munas XVIII HIPMI, Tri Febrianto Damu, memastikan seluruh proses pemilihan berlangsung secara demokratis, transparan, dan sesuai mekanisme organisasi. Sementara itu, Ketua Umum BPP HIPMI Akbar Himawan Buchari menyampaikan apresiasi atas kehadiran Presiden dan menyebut momen ini sebagai penguatan konsolidasi internal kader.
Business Matching dan Forum Ekonomi Jadi Agenda Sampingan
Ketua Organizing Committee Munas XVIII HIPMI, Arief Satria Kurniagung, mengatakan penyelenggaraan Munas dirancang tidak hanya sebagai forum organisasi, tetapi juga ruang business matching dan forum ekonomi. Acara ini diikuti lebih dari 2.000 peserta, termasuk jajaran menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan lembaga legislatif, kepala daerah, serta pelaku usaha nasional.
Sejumlah pejabat mendampingi Presiden, di antaranya Teddy Indra Wijaya, Prasetyo Hadi, Bahlil Lahadalia, dan Maruarar Sirait. Munas XVIII HIPMI diharapkan mampu memperkuat peran pengusaha muda sebagai penggerak ekonomi daerah, pencipta lapangan kerja, serta mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berdaya saing global.