TANGGAMUS — Satgas TMMD ke-128 Kodim 0424/Tanggamus bersama masyarakat setempat kini memasuki tahap akhir pembangunan jalan rabat beton di wilayah Kecamatan Kotaagung Barat. Infrastruktur jalan ini dirancang untuk memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mempermudah mobilitas hasil bumi dari sektor pertanian desa.
Solusi Jalur Tanjakan Licin yang Kerap Dikeluhkan Warga
Pembangunan jalan beton ini difokuskan pada titik tanjakan yang selama ini menjadi kendala utama transportasi warga. Sebelum adanya program TMMD, kondisi jalan tersebut sangat rawan kecelakaan, terutama saat intensitas hujan tinggi yang membuat permukaan tanah menjadi sangat licin.
Anggota Satgas TMMD, Serda Slamet Agus Riyadi menjelaskan bahwa lokasi pembangunan memang berada di jalur ekstrem. "Dulu jalan ini sangat rawan, terutama ketika hujan turun. Banyak warga yang kesulitan melintas bahkan sering terjatuh. Karena itu pembangunan rabat beton ini menjadi prioritas agar akses masyarakat lebih aman dan nyaman," ujarnya.
Secara teknis, jalan rabat beton yang dibangun memiliki spesifikasi panjang 150 meter dengan lebar 3,5 meter. Untuk menjamin daya tahan jalan dalam jangka panjang, Satgas menerapkan ketebalan beton hingga 20 sentimeter agar kuat menahan beban kendaraan pengangkut hasil perkebunan.
Akses Ekonomi Penghubung Tiga Pekon Semakin Terbuka
Kehadiran jalan beton ini membawa dampak signifikan bagi warga di tiga pekon yang terhubung langsung oleh jalur tersebut. Selain memangkas waktu tempuh, infrastruktur baru ini memberikan rasa aman bagi pejalan kaki maupun pengendara yang membawa beban berat.
Salah seorang warga setempat menyatakan rasa syukurnya atas perubahan drastis kondisi jalan di wilayah mereka. Ia mengenang bagaimana sulitnya melintasi jalur tersebut saat masih berupa jalan setapak yang sempit dan berlumpur.
"Sekarang jalan sudah terbuka lebar dan dicor beton. Kami sangat terbantu, terutama untuk membawa hasil kebun dan aktivitas sehari-hari. Terima kasih kepada bapak-bapak TNI yang sudah membantu masyarakat," ungkap warga tersebut.
Tahapan Konstruksi dan Semangat Gotong Royong
Kecepatan progres di lapangan tidak lepas dari sinergi antara personel TNI dan warga yang bahu-membahu melakukan pengecoran. Sebelum tahap pengecoran dimulai, tim di lapangan telah melakukan penguatan fondasi jalan secara berlapis.
Serda Slamet Agus Riyadi menambahkan, persiapan material dan pemadatan badan jalan dilakukan secara teliti menggunakan alat berat. Setelah pemadatan awal, jalan disiram dengan sirtu (pasir batu) dan dipadatkan kembali untuk memastikan dasar jalan benar-benar stabil sebelum dilapisi beton.
Melalui program TMMD ke-128 ini, Kodim 0424/Tanggamus berupaya menjalankan peran sebagai motor penggerak pembangunan di wilayah terpencil. Upaya ini diharapkan mampu mengakselerasi kesejahteraan masyarakat melalui ketersediaan infrastruktur transportasi yang layak dan memadai.