BANDAR LAMPUNG — Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melakukan peninjauan langsung ke Rumah Sakit Daerah (RSD) Dr. A Dadi Tjokrodipo, Kota Bandar Lampung, guna memastikan aksesibilitas layanan kesehatan masyarakat. Dalam kunjungan tersebut, Wapres memantau sejumlah titik krusial mulai dari Instalasi Gawat Darurat (IGD), poli rawat jalan, hingga fasilitas ruang rawat inap.
Agenda ini merupakan rangkaian kunjungan kerja di Provinsi Lampung setelah sebelumnya Wapres menyambangi SMKN 4 Bandar Lampung. Fokus utama di rumah sakit milik pemerintah kota ini adalah melihat langsung progres pembangunan perluasan gedung yang sedang berjalan untuk meningkatkan daya tampung pasien di wilayah setempat.
Interaksi dengan Pasien dan Evaluasi Kualitas Pelayanan
Di sela peninjauan fasilitas, Wapres Gibran menyempatkan diri berdialog dengan sejumlah pasien yang sedang mengantre layanan kesehatan. Salah satunya adalah Ida, warga yang tengah menjalani pemeriksaan rutin untuk penyakit darah tinggi di poli rawat jalan.
“Jaga kesehatan, rutin minum obat,” pesan Wapres kepada Ida saat berbincang di area tunggu pasien.
Ida menyatakan apresiasinya terhadap kualitas pelayanan yang diberikan oleh tenaga kesehatan di RSD Dr. A Dadi Tjokrodipo. Ia berharap rencana perluasan gedung baru dapat segera rampung agar kenyamanan pasien semakin terjaga dan kualitas layanan terus meningkat di masa mendatang.
“Fasilitasnya sudah bagus. Alhamdulillah pelayanannya memuaskan,” ujar Ida yang merasa terharu dapat menyampaikan aspirasinya langsung kepada Wakil Presiden.
Pusat Rujukan bagi Puluhan Puskesmas di Bandar Lampung
Sebagai rumah sakit rujukan utama di bawah naungan Pemerintah Kota Bandar Lampung, RSD Dr. A Dadi Tjokrodipo memiliki peran strategis dalam sistem kesehatan daerah. Rumah sakit ini saat ini mengoordinasikan rujukan dari 31 puskesmas induk serta 50 puskesmas pembantu yang tersebar di seluruh penjuru kota.
Langkah penguatan kapasitas rumah sakit daerah melalui peningkatan sarana, prasarana, serta penyediaan layanan spesialis menjadi prioritas pemerintah. Hal ini sejalan dengan visi kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto untuk menghadirkan layanan kesehatan yang lebih cepat, terintegrasi, dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.
Pemerintah terus mendorong konektivitas yang lebih kuat antara fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti puskesmas dengan rumah sakit rujukan. Melalui penguatan sumber daya manusia dan infrastruktur medis di daerah, diharapkan akses pelayanan kesehatan yang merata dan berkualitas dapat dirasakan langsung oleh warga Lampung.