Pencarian

Lima Pusat Takjil Bandar Lampung Padat Pengunjung Menjelang Buka Puasa

Minggu, 03 Mei 2026 • 18:39:34 WIB
Lima Pusat Takjil Bandar Lampung Padat Pengunjung Menjelang Buka Puasa
Warga Bandar Lampung memadati lima pusat takjil menjelang waktu berbuka puasa Ramadan.

BANDAR LAMPUNG — Warga Kota Bandar Lampung mulai memadati sejumlah titik pusat jajanan takjil untuk berburu menu berbuka puasa sepanjang bulan Ramadan. Lima kawasan strategis menjadi magnet keramaian, mulai dari area perkantoran hingga pusat olahraga yang berubah menjadi pasar kaget setiap sore hari.

Fenomena ini tidak hanya menggerakkan ekonomi lokal tetapi juga menjadi bagian dari tradisi ngabuburit masyarakat Lampung. Para pedagang musiman biasanya mulai menggelar lapak sejak pukul 15.30 WIB untuk melayani pembeli yang mencari kolak, es buah, hingga aneka gorengan dengan harga terjangkau.

Kawasan Jalan Dr Soesilo dan Lapangan Enggal Jadi Primadona

Jalan Dr. Soesilo tetap menjadi salah satu pusat takjil paling populer di ibu kota Provinsi Lampung. Deretan lapak pedagang memenuhi trotoar mulai dari depan kantor Dinas Kesehatan Provinsi Lampung hingga mendekati area Mahan Agung. Pengunjung dapat menemukan beragam menu mulai dari kolak pisang hingga jajanan tradisional yang sulit ditemukan pada hari biasa.

Tidak jauh dari pusat kota, Lapangan Enggal juga bertransformasi menjadi pusat aktivitas warga menjelang Magrib. Keberadaan Masjid Raya Al Bakrie di kawasan ini menambah daya tarik bagi masyarakat. Banyak warga memilih membeli takjil di sini agar bisa langsung melaksanakan salat Magrib berjamaah setelah berbuka puasa di sekitar lapangan.

PKOR dan Pasar Perumnas Way Halim Pusat Kuliner Strategis

Kawasan Way Halim menawarkan dua titik utama bagi pemburu kuliner Ramadan, yakni PKOR Way Halim dan Pasar Perumnas. PKOR yang selama ini dikenal sebagai pusat olahraga dan seni, berubah menjadi pasar kuliner raksasa saat sore hari. Warga biasanya datang bersama keluarga untuk menikmati suasana sore sambil mencari minuman segar.

Hanya berjarak beberapa ratus meter, Pasar Perumnas Way Halim menjadi alternatif bagi warga yang menginginkan variasi menu lebih beragam. Di lokasi ini, pedagang menawarkan lauk pauk matang, kue-kue tradisional, hingga berbagai jenis es. Keramaian di titik ini sering kali memicu kepadatan arus lalu lintas di sekitar jalur Way Halim.

Mahasiswa Padati Jalur Takjil Jalan ZA Pagar Alam

Ruas Jalan ZA Pagar Alam di kawasan Rajabasa menjadi titik kumpul utama bagi kalangan mahasiswa dan warga sekitar. Lokasinya yang dikelilingi berbagai kampus membuat kawasan ini didominasi oleh pembeli usia muda. Pilihan menu yang tersedia cenderung mengikuti tren kuliner kekinian namun tetap menyediakan takjil klasik.

Kehadiran pusat takjil di jalur lintas ini memberikan kemudahan bagi pekerja yang baru pulang kantor untuk sekadar mampir membeli kudapan. Selain minuman segar dan gorengan, beberapa pedagang di kawasan ZA Pagar Alam juga menyediakan makanan berat untuk berbuka puasa.

Dampak Sosial dan Ekonomi Pasar Takjil bagi Warga

Munculnya pusat-pusat takjil ini memberikan dampak ekonomi langsung bagi pelaku UMKM di Bandar Lampung. Transaksi kecil yang terjadi secara masif di berbagai titik memperkuat perputaran uang di tingkat akar rumput selama Ramadan. Harga yang ditawarkan pedagang relatif stabil dan dapat dijangkau oleh semua lapisan masyarakat.

Secara sosial, kegiatan berburu takjil ini menjadi ruang interaksi antarwarga. Momen menunggu waktu berbuka atau ngabuburit mempererat hubungan sosial di tengah hiruk-pikuk kota. Lima lokasi tersebut kini menjadi rujukan utama bagi siapa saja yang ingin merasakan hangatnya atmosfer Ramadan di Kota Tapis Berseri.

Pemerintah setempat dan pihak kepolisian biasanya melakukan penjagaan di titik-titik tersebut untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas. Warga diimbau untuk tetap tertib saat memarkirkan kendaraan agar tidak menimbulkan kemacetan panjang di ruas jalan protokol.

Bagikan
Sumber: radartv.disway.id

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks