BANDAR LAMPUNG — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta warga di sembilan kabupaten/kota di Lampung meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem hari ini. Peringatan dini berlaku untuk rentang waktu yang berbeda di setiap wilayah, mulai pagi hingga dini hari.
BMKG merinci sembilan daerah yang masuk dalam daftar peringatan dini. Wilayah tersebut meliputi Pesisir Barat, Tanggamus, Pringsewu, Lampung Barat, Bandar Lampung, Lampung Selatan, Lampung Timur, Way Kanan, dan Pesawaran.
Masing-masing wilayah memiliki jadwal potensi hujan yang berbeda. Prakirawan BMKG Lampung mengimbau masyarakat untuk tidak lengah karena cuaca ekstrem bisa terjadi secara tiba-tiba.
Pada pagi hari, hujan disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di Pesisir Barat, Tanggamus, Pringsewu, Lampung Barat, Bandar Lampung, Lampung Selatan, dan Lampung Timur. Memasuki siang dan sore hari, peringatan bergeser ke wilayah Way Kanan.
“Peringatan Dini: Waspada potensi hujan dengan intensitas sedang – lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada pagi hari di wilayah Pesisir Barat, Tanggamus, Pringsewu, Lampung Barat, Bandar Lampung, Lampung Selatan, Lampung Timur. Lalu, siang dan sore hari di Way Kanan,” tulis Prakirawan BMKG Lampung dalam keterangannya.
Memasuki malam hari, potensi hujan kembali meluas ke Pesisir Barat, Tanggamus, Lampung Selatan, dan Pesawaran. Kondisi serupa diprakirakan masih berlanjut hingga dini hari, khususnya di wilayah Pesisir Barat.
Secara umum, kondisi cuaca di Lampung pada pagi hingga malam hari diprakirakan cerah berawan hingga berawan. Namun, potensi hujan tetap ada di sejumlah titik seperti Lampung Tengah dan Tulang Bawang pada siang dan sore hari.
Suhu udara di sebagian besar wilayah Lampung berkisar antara 23,0 hingga 33,0 derajat Celsius. Khusus untuk wilayah Lampung bagian barat, suhu sedikit lebih rendah, yakni antara 21,0 hingga 30,0 derajat Celsius. Kelembapan udara berada di rentang 56 hingga 98 persen.
Angin bertiup dari arah timur ke selatan dengan kecepatan berkisar antara 6 hingga 27 kilometer per jam. BMKG mengingatkan agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi pohon tumbang atau kerusakan ringan akibat angin kencang yang menyertai hujan.