LAMPUNG — JAECOO membuktikan klaim efisiensi ekstrem lini mobil listriknya lewat pameran terbuka di PIK Avenue, Jakarta Utara. Bukan sekadar display statis, JAECOO J5 EV dan J8 SHS-P ARDIS bisa dikonsultasi detailnya hingga dicoba langsung lewat test drive. Pameran berlangsung mulai 20 hingga 24 Mei 2026 di lantai GF Main Atrium.
Angka Rp9.600 per hari bukan sekadar gimmick pemasaran. JAECOO menghitungnya dari konsumsi energi harian rata-rata untuk pengisian daya mobil listrik murni. Dengan baterai 60,9 kWh, J5 EV mampu menempuh 534 kilometer dalam pengujian internal atau 461 kilometer berdasarkan standar NEDC.
SUV kompak ini juga dibekali fitur Vehicle-to-Load (V2L) berdaya 3,3 kW. Fungsinya menyuplai listrik ke perangkat elektronik luar ruangan, cocok untuk kegiatan berkemah atau darurat listrik di rumah. Layar multimedia melengkung beresolusi tinggi serta sistem keselamatan aktif melengkapi kabinnya.
Efisiensi dan fitur premium J5 EV terbukti menarik minat pasar. Hingga akhir April 2026, JAECOO mencatat penjualan 13.000 unit. Angka ini mendorong merek asal China tersebut masuk jajaran 10 besar merek terlaris di Indonesia.
Di booth yang sama, JAECOO juga memamerkan J8 SHS-P ARDIS. Model ini menyasar pembeli yang menginginkan kemewahan tanpa kompromi. Interior premium, kabin senyap, sistem penggerak semua roda (AWD), dan teknologi pintar terkini menjadi andalan SUV premium ini.
JAECOO menegaskan diri sebagai merek NEV (New Energy Vehicle) yang menyediakan pilihan lengkap. Konsumen bisa memilih antara teknologi baterai listrik murni (EV) atau plug-in hybrid (PHEV) seperti J8 SHS-P. Opsi konfigurasi kabin pun bervariasi, mulai 5-seater hingga 7-seater.
Pameran di PIK Avenue adalah kesempatan bagi calon pembeli untuk berkonsultasi langsung, melihat detail eksterior dan interior, serta merasakan sensasi berkendara. Hari terakhir pameran jatuh pada 24 Mei 2026, sehingga pengunjung harus bergegas jika ingin melihat langsung bukti efisiensi mobil listrik JAECOO.