BMKG Maritim Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi di Perairan Barat Lampung, Nelayan Diminta Waspada hingga 2,5 Meter

Penulis: Ferdian Syah  •  Minggu, 24 Mei 2026 | 12:32:01 WIB
BMKG Maritim mengeluarkan peringatan gelombang tinggi hingga 2,5 meter di Perairan Barat Lampung.

BANDAR LAMPUNG — BMKG Maritim mengeluarkan peringatan dini bagi para pelaku pelayaran di perairan Lampung, khususnya nelayan tradisional dan kapal kecil, untuk mewaspadai gelombang tinggi yang diprakirakan terjadi pada Minggu (24/5/2026). Tinggi gelombang di Perairan Barat Lampung diperkirakan mencapai 1,8 hingga 2,4 meter, dengan potensi puncak hingga 2,5 meter.

Kondisi ini dipicu oleh aktivitas gelombang atmosfer dan suplai massa uap air dari Samudera Hindia yang meningkatkan potensi hujan ringan hingga sedang di sejumlah perairan. Cuaca maritim Lampung pada hari itu diprakirakan didominasi kabut, udara kabur, dan hujan ringan.

Potensi Gelombang di Selat Sunda dan Teluk Lampung

Di Selat Sunda bagian Selatan Lampung, tinggi gelombang diperkirakan berkisar antara 1,5 hingga 2,0 meter dengan kategori sedang. Angin bertiup dari arah Timur hingga Tenggara dengan kecepatan 4–8 knot. Arus laut cenderung menuju ke arah Tenggara dengan suhu udara berkisar 27–29 derajat Celsius.

Sementara itu, Teluk Lampung bagian Utara berpotensi mengalami hujan petir pada pagi hingga siang hari. Tinggi gelombang di wilayah ini sekitar 1,5 meter dengan arus menuju Tenggara. Kondisi ini tetap perlu diwaspadai meski masuk kategori gelombang sedang.

Kecepatan Angin dan Suhu Udara di Perairan Barat Lampung

BMKG mencatat angin di Perairan Barat Lampung bertiup dari arah Timur–Tenggara dengan kecepatan 3–6 knot, namun hembusan angin bisa meningkat hingga 15 knot. Arus laut bergerak menuju Tenggara dengan kecepatan 1,2–1,6 knot. Suhu udara di wilayah ini diprakirakan berkisar 26–28 derajat Celsius dengan kelembapan antara 78 hingga 84 persen.

Peringatan khusus dikeluarkan bagi aktivitas pelayaran di Samudera Hindia Barat Lampung, di mana gelombang berpotensi lebih tinggi terutama pada sore hingga malam hari. BMKG mengimbau para nakhoda kapal untuk selalu memperbarui informasi cuaca terkini sebelum berlayar.

Imbauan untuk Nelayan dan Kapal Kecil

BMKG Maritim secara spesifik meminta nelayan tradisional dan kapal kecil untuk tidak memaksakan diri melaut jika kondisi gelombang sudah mencapai 2,5 meter. Selain gelombang tinggi, hujan disertai petir dan peningkatan kecepatan angin sesaat juga menjadi ancaman yang perlu diantisipasi, terutama pada rentang siang hingga malam hari.

Untuk pelayaran di Selat Sunda, BMKG tetap mengimbau agar seluruh aktivitas pelayaran tetap memperhatikan perkembangan cuaca terkini. Meski gelombang masih dalam kategori sedang, perubahan cuaca yang cepat dapat membahayakan keselamatan pelayaran.

Reporter: Ferdian Syah
Sumber: lampung.idntimes.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top