4 Area Kritis Penanggulangan TBC di Pesawaran: Temuan Kasus Baru Baru 14 Persen, Kader Cuma 24 Orang

Penulis: Fakhrudin Akbar  •  Kamis, 21 Mei 2026 | 14:14:58 WIB
Tim Percepatan Penanggulangan TBC Pesawaran catat penemuan kasus baru hanya 14 persen dari target.

BANDAR LAMPUNG — Angka penemuan kasus baru TBC di Kabupaten Pesawaran baru mencapai 14 persen dari target ideal 90 persen. Capaian pemberian terapi pencegahan TBC bagi kontak erat pasien juga sangat rendah, hanya 2 persen. Dua data ini masuk kategori zona merah dalam rapor kinerja Tim Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis (TP2TB) setempat.

Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menyebut kondisi ini memerlukan stimulus dan percepatan konkret. "Penuntasan TBC merupakan salah satu dari delapan program hasil terbaik cepat pemerintah pusat dengan target reduksi kasus hingga 50 persen dalam lima tahun ke depan," ujarnya saat memimpin rakor secara virtual, Kamis (21/5/2026).

Rendahnya Penemuan Kasus dan Minimnya Kader

Selain dua indikator kritis, capaian investigasi kontak kasus TBC paru di Pesawaran baru 53 persen (zona kuning), sementara terduga TBC yang mendapat pelayanan sesuai standar hanya 32 persen. Salah satu faktor penghambat adalah jumlah kader TBC yang baru 24 orang—terendah di Provinsi Lampung. Sebagai perbandingan, Kota Metro yang wilayahnya lebih kecil telah membina 60 kader.

Integrasi Kesehatan dan Perumahan: Bantuan Stimulus untuk Pasien TBC

Wagub menekankan bahwa penanggulangan TBC tidak bisa hanya mengandalkan sektor kesehatan. Pemerintah Provinsi Lampung mengintegrasikan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya tahun anggaran 2026 untuk pasien TBC. Ini adalah langkah perdana di daerah yang secara spesifik mengaitkan bantuan renovasi rumah dengan data pasien TBC.

Tahun ini, Provinsi Lampung mendapat kuota bantuan stimulus perumahan hingga sepuluh ribu. Dinas Kesehatan di kabupaten diminta bergerak agresif melakukan validasi data. Dari 367 usulan pasien TBC se-Lampung yang masuk kategori Backlog Dua, baru 217 usulan terverifikasi sebagai calon penerima bantuan renovasi rumah. Khusus Pesawaran, dari 158 usulan awal, hanya 54 yang masuk kategori Backlog Dua dan dua pasien lolos verifikasi akhir.

Wagub menginstruksikan Dinas Kesehatan Pesawaran untuk melakukan pelacakan dan asesmen lapangan lebih progresif agar kuota bantuan terserap maksimal.

Aplikasi 'Lampung Peduli TBC' dan Penguatan Alat Diagnostik

Untuk memperkuat pelacakan kasus, aplikasi "Lampung Peduli TBC" kini memasuki tahap finalisasi di Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Lampung. Sistem digital ini akan diperkuat dengan variabel data tambahan guna menunjang program perbaikan rumah tidak layak huni bagi pasien. Saat ini, Lampung telah memiliki 80 mesin Tes Cepat Molekuler dan berencana menambah 13 unit X-Ray Portable.

Langkah Taktis yang Diminta Wagub

Wagub merumuskan beberapa aksi strategis untuk memacu kinerja TP2TB Pesawaran. Pertama, finalisasi Rencana Aksi Daerah penanggulangan TBC yang masih dibahas di Bagian Hukum Sekretariat Daerah setempat. Kedua, optimalisasi fungsi tim multisektoral yang dipimpin Sekretaris Daerah berdasarkan SK Bupati Nomor 430 Tahun 2024.

Ketiga, peningkatan penemuan kasus secara masif melalui skrining aktif berbasis wilayah dengan memberdayakan organisasi komunitas dan menambah jumlah kader lokal. Dinas Kesehatan Pesawaran juga diwajibkan memperkuat kemitraan dengan dokter praktik mandiri, klinik swasta, dan rumah sakit swasta dalam pelaporan satu pintu, serta mengintegrasikan pelayanan kesehatan bagi calon pengantin dan ibu hamil.

Menanggapi arahan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Pesawaran berkomitmen mengevaluasi kinerja Puskesmas dan instansi terkait yang belum memenuhi target per Mei 2026. Pihaknya akan melakukan intervensi langsung agar penanganan TBC di Pesawaran lebih optimal.

Reporter: Fakhrudin Akbar
Sumber: beritanatural.net This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top