LAMPUNG — ASUS menjadwalkan perilisan lini laptop gaming generasi terbaru ini pada kuartal kedua (Q2) 2026. Langkah ini bertepatan dengan perayaan dua dekade inovasi ASUS di industri gaming global. Kehadiran perangkat ini menyasar para gamer hardcore, atlet esports, dan profesional kreatif di Indonesia yang membutuhkan perangkat dengan kemampuan pemrosesan AI lokal (local AI inference) secara instan.
Langkah strategis ini mempertegas posisi ASUS dalam mengadopsi teknologi perangkat keras paling mutakhir. Seluruh lini laptop yang dirilis telah dioptimalkan untuk menjalankan tugas-tugas berat, mulai dari rendering grafis 3D hingga kalkulasi algoritma kecerahan layar secara real-time.
Bagi pemain game taktis seperti Valorant atau PUBG yang membutuhkan refresh rate tinggi, seri Strix menjadi andalan utama. ROG Strix G16 ditenagai prosesor Intel Core Ultra 9 290HX Plus dan GPU NVIDIA GeForce RTX 5080 dengan TGP maksimal 175W. Layarnya mendukung refresh rate hingga 300Hz untuk memastikan transisi visual yang sangat mulus saat pertempuran intens.
Sementara itu, kasta tertinggi dipegang oleh ROG Strix SCAR 18 yang mengusung GPU RTX 5090 dan layar 4K Mini LED ROG Nebula Display HDR. Laptop ini dilengkapi fitur MUX Switch dan NVIDIA Advanced Optimus untuk mengalirkan daya grafis secara langsung ke layar tanpa hambatan. Suhu komponen tetap terjaga berkat sistem pendingin Tri-Fan Technology yang mengoptimalkan aliran udara saat rendering berat atau bermain game AAA.
Kreator konten dan streamer yang sering melakukan multitasking mendapatkan solusi lewat ROG Zephyrus Duo GX651. Laptop flagship ini menggunakan dua layar sentuh 3K ROG Nebula HDR OLED dengan refresh rate 120Hz dan response time 0,2ms. Dapur pacunya mengandalkan Intel Core Ultra 9 Processor 386H dan GPU RTX 5090 untuk melibas proses editing video resolusi tinggi serta pemrosesan data AI yang kompleks.
Sistem pendingin ROG Intelligent Cooling yang menggabungkan vapor chamber, dual-fan, dan lapisan grafit khusus disematkan untuk menjaga kestabilan suhu. Laptop ini juga menyediakan lima mode penggunaan fleksibel yang dapat disesuaikan dengan skenario kerja pengguna.
Untuk mobilitas tinggi, ROG Zephyrus G14 dan G16 hadir dengan bodi CNC Aluminum tipis yang dilengkapi ornamen ikonik Slash Lighting. Zephyrus G14 menggunakan GPU RTX 5070 (TGP 115W), sedangkan varian G16 dibekali RTX 5090 (TGP 160W). Kedua tipe ini menggunakan panel layar ROG Nebula HDR OLED dengan tingkat kecerahan mencapai 1.100 nits yang sangat nyaman digunakan di luar ruangan.
Penyematan Neural Processing Unit (NPU) terbaru dari Intel pada seluruh lini laptop ini memungkinkan pemrosesan AI berjalan secara lokal tanpa bergantung pada koneksi cloud. Teknologi ini mengoptimalkan efisiensi daya saat menjalankan fitur grafis pintar seperti NVIDIA DLSS terbaru. Pengguna di Indonesia juga dapat memanfaatkan kecerdasan buatan ini untuk mempercepat rendering video, memperjelas audio saat streaming, hingga meningkatkan responsivitas sistem saat bermain game berat.
ASUS mengonfirmasi bahwa seluruh lini laptop gaming AI terbaru ini, termasuk seri Zephyrus dan Strix, akan resmi masuk pasar Indonesia pada kuartal kedua (Q2) tahun 2026.
Strix SCAR 18 menggunakan GPU RTX 5090 dan layar 4K Mini LED ROG Nebula Display HDR. Sementara itu, Strix G16 dibekali GPU RTX 5080 dan layar dengan refresh rate hingga 300Hz yang ditujukan untuk gaming kompetitif.
Ya, ASUS juga menghadirkan pembaruan berbasis kecerdasan buatan untuk lini mainstream seperti TUF Gaming dan ASUS Gaming V16 guna memberikan performa cerdas dengan harga yang lebih terjangkau.