BANDAR LAMPUNG — Kolaborasi antara dua perguruan tinggi ini terwujud dalam forum Tayuhan KAGAMA Lampung 2026 yang digelar di Grand Mercure Hotel. Acara yang mengusung tema “Guyub Rukun Migunani Saklawase: Silaturahmi, Sinergi dan Kontribusi Nyata UGM” itu menjadi panggung bagi penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara UM Metro dan UGM.
MoU ini mencakup pengembangan akademik, riset, inovasi, peningkatan sumber daya manusia, hingga program pengabdian kepada masyarakat. Bagi UM Metro, menggandeng UGM—salah satu universitas terbaik di Indonesia—menjadi langkah strategis untuk memperkuat jejaring kelembagaan sekaligus meningkatkan mutu pendidikan tinggi.
Penandatanganan dilakukan langsung oleh Rektor UM Metro, Dr. Nyoto Suseno, M.Si., bersama Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., SpOG(K),, Ph.D. Keduanya sepakat bahwa sinergi ini harus produktif, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan zaman.
Dalam sambutannya, Prof. Ova Emilia menekankan bahwa nota kesepahaman yang telah ditandatangani harus mampu melahirkan kolaborasi yang berdampak nyata.
“Kerja sama yang dibangun diharapkan mampu menghasilkan kolaborasi yang berdampak dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Lampung, Dr. Ir. Mulyadi Irsan, M.T., yang mewakili Gubernur Lampung. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia sekaligus Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat KAGAMA, Nezar Patria, juga turut hadir.
Ketua KAGAMA Provinsi Lampung, Drs. Qodratul Ikhwan, M.M., yang juga menjabat sebagai Bupati Tulangbawang, hadir bersama para bupati dan wali kota se-Provinsi Lampung. Tak ketinggalan, perwakilan perguruan tinggi mitra UGM serta keluarga besar alumni UGM di Lampung turut memeriahkan forum tersebut.
Melalui MoU ini, UM Metro berharap terbangun sinergi yang berkelanjutan bersama UGM. Kampus yang berbasis di Kota Metro itu optimistis kerja sama ini mampu menghadirkan inovasi dan kontribusi nyata dalam pembangunan pendidikan dan pengembangan masyarakat di masa mendatang.