BANDAR LAMPUNG — Langkah preventif ini diambil untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di wilayah hukum Polresta Bandar Lampung. Patroli digelar pada malam hingga dini hari dengan menyasar titik-titik yang dinilai rawan tindak kejahatan.
Kasi Humas Polresta Bandar Lampung, AKP Agustina Nilawati, menyatakan bahwa personel Sat Samapta tidak hanya melakukan patroli mobile. Mereka juga menggelar patroli dialogis dengan masyarakat, petugas keamanan lingkungan, dan para pemuda yang masih berkumpul pada malam hari.
“Patroli ini kami lakukan secara rutin dan intensif, khususnya pada jam-jam rawan, untuk mengantisipasi tindak kriminalitas seperti pencurian, begal, balap liar, hingga potensi tawuran antar kelompok remaja,” kata AKP Agustina, Rabu (13/5/2026).
Dalam kesempatan itu, polisi memberikan imbauan kamtibmas agar masyarakat ikut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. Warga diminta segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar tempat tinggal mereka.
“Kami juga mengimbau para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, terutama pada malam hari, agar tidak terlibat dalam aksi tawuran maupun kegiatan yang dapat mengganggu ketertiban umum,” ujarnya.
Selain patroli keliling, polisi juga melakukan strong point atau penjagaan di sejumlah persimpangan dan titik strategis. Langkah ini diambil sebagai bentuk kehadiran aparat di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman.
AKP Agustina menegaskan, Polresta Bandar Lampung akan terus meningkatkan patroli sebagai upaya menekan angka kriminalitas. “Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman dalam beraktivitas. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan dapat mencegah niat pelaku kejahatan sekaligus menjaga situasi tetap kondusif,” tutupnya.