Harga Emas Antam 14 Mei 2026 Stabil di Rp 2,8 Juta per Gram, Rekor Termahal Masih di Januari

Penulis: Fakhrudin Akbar  •  Kamis, 14 Mei 2026 | 11:30:01 WIB
Harga emas Antam stabil di Rp 2,8 juta per gram pada 14 Mei 2026.

LAMPUNG — Harga emas Antam hari ini tidak bergerak dari posisi perdagangan sebelumnya. Mengutip laman resmi Logam Mulia, unit bisnis Antam, harga emas ukuran 1 gram dibanderol Rp 2.839.000. Sementara itu, harga buyback — acuan bagi nasabah yang ingin menjual emasnya kembali ke Antam — masih di level Rp 2.656.000 per gram.

Meski stabil, harga saat ini masih jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa yang tercatat pada 29 Januari 2026. Kala itu, emas Antam sempat menyentuh Rp 3.168.000 per gram, dengan harga buyback di Rp 2.989.000 per gram.

Daftar Harga Emas Antam 14 Mei 2026

Berikut rincian harga emas batangan Antam untuk pengambilan di Gedung Antam, Jakarta, pada hari ini:

  • 0,5 gram: Rp 1.469.500
  • 1 gram: Rp 2.839.000
  • 2 gram: Rp 5.628.000
  • 5 gram: Rp 14.010.000
  • 10 gram: Rp 27.940.000
  • 25 gram: Rp 69.685.000
  • 50 gram: Rp 139.205.000
  • 100 gram: Rp 278.260.000
  • 250 gram: Rp 695.340.000
  • 500 gram: Rp 1.390.400.000
  • 1.000 gram: Rp 2.779.600.000

Tekanan dari Inflasi AS dan Kebijakan India

Stagnasi harga emas Antam terjadi saat harga emas dunia justru melemah. Pada Rabu (13/5/2026), harga emas spot turun 0,6% ke USD 4.686,99 per ons. Pelemahan ini dipicu data inflasi produsen AS yang naik lebih tinggi dari perkiraan pada April — kenaikan terbesar sejak awal 2022 — yang memperkuat ekspektasi suku bunga tinggi lebih lama.

"Inflasi tetap tinggi dan oleh karena itu ekspektasi suku bunga yang lebih tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama diperkuat, dan itu telah menekan harga emas dalam dua hari terakhir," kata Peter Grant, wakil presiden dan ahli strategi logam senior di Zaner Metals.

Emas memang kerap dijadikan lindung nilai terhadap inflasi. Namun, suku bunga tinggi cenderung menekan logam mulia karena tidak memberikan imbal hasil seperti obligasi atau deposito. Bank sentral AS bulan lalu masih menahan suku bunga acuan di kisaran 3,50% hingga 3,75%.

Dari sisi permintaan, India — konsumen emas terbesar kedua dunia — baru saja menaikkan tarif impor emas dan perak dari 6% menjadi 15%. Grant menilai kebijakan ini bisa menjadi hambatan jangka panjang bagi permintaan global. "Berita tentang kenaikan bea impor di India telah menimbulkan kekhawatiran terhadap permintaan," ujarnya.

Di pasar logam mulia lainnya, harga perak spot turun 0,2% ke USD 86,70 per ons, platinum turun 0,3% ke USD 2.120,20, dan palladium turun 0,4% ke USD 1.484,10.

Reporter: Fakhrudin Akbar
Sumber: liputan6.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top