LAMPUNG — Penonton MotoGP Mandalika 2026 mendapat layanan shuttle bus gratis dari Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan keberangkatan menuju sirkuit mulai pukul 07.00 hingga terakhir pukul 12.00 WITA. Untuk perjalanan pulang, shuttle kembali beroperasi pukul 15.00 dan layanan terakhir menuju Mataram berlangsung hingga pukul 22.00 WITA.
Dinas Perhubungan NTB mengerahkan 40 hingga 42 unit shuttle bus yang tersebar di lima titik penjemputan. Kelima titik itu adalah Pelabuhan Bangsal, Senggigi, Eks Bandara Selaparang, Pelabuhan Lembar, dan Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM).
Kepala Bidang Angkutan Darat Dishub NTB Khaerus Sobri menegaskan batas waktu keberangkatan terakhir menuju sirkuit. Penonton yang terlambat dari batas itu harus mencari transportasi sendiri.
"Yang penting adalah jam 12 paling telat berangkat dari Eks Bandara ke sirkuit," kata Sobri kepada RRI, Selasa, 22 September 2026.
Dua Pola Rute Shuttle Menuju Sirkuit
Penonton dari Bangsal dan Senggigi tidak langsung diantar ke sirkuit. Shuttle berukuran kecil lebih dulu membawa mereka ke Eks Bandara Selaparang, lalu penumpang melanjutkan perjalanan dengan shuttle menuju kawasan sirkuit.
Rute berbeda berlaku bagi penonton dari Lembar dan BIZAM. Shuttle dari dua titik itu dapat langsung menuju kawasan sirkuit tanpa transit. Dishub NTB mengimbau penonton dari seluruh titik tiba lebih awal karena balapan utama diperkirakan berlangsung sekitar pukul 15.00 WITA.
Gelang Khusus Jadi Penanda Penumpang Shuttle
Dishub NTB memberikan gelang khusus kepada setiap penumpang shuttle. Gelang itu berfungsi sebagai penanda layanan sekaligus memudahkan petugas mengatur arus penumpang saat kepulangan.
"Balik dari pukul 15 sampai pukul 22. Harapannya nanti selalu melihat gelang yang kami berikan," ujar Khaerus.
Layanan kepulangan dari kawasan sirkuit dimulai sekitar pukul 15.00 WITA dan terus beroperasi hingga keberangkatan terakhir pukul 22.00 WITA.
Penonton dengan Kendaraan Pribadi Tetap Bisa Pakai Shuttle Internal
Penonton yang membawa kendaraan sendiri tidak kehilangan akses. Kantong parkir disiapkan di sekitar kawasan sirkuit, dan dari sana penonton melanjutkan perjalanan dengan shuttle internal menuju area sirkuit.
Shuttle gratis ini diprioritaskan bagi penonton yang tidak menggunakan kendaraan pribadi. Dishub NTB mengingatkan penonton mencermati jadwal agar tidak tertinggal transportasi setelah balapan usai.