Pencarian

Pokjaluh Lampung Timur Tutup Pesantren Muharram di Rutan Sukadana, 100 Bingkisan dan Santunan Dibagikan ke Anak Yatim

Selasa, 23 Juni 2026 • 19:16:01 WIB
Pokjaluh Lampung Timur Tutup Pesantren Muharram di Rutan Sukadana, 100 Bingkisan dan Santunan Dibagikan ke Anak Yatim
Penutupan Pesantren Muharram 1448 H di Rutan Sukadana diwarnai pembagian 100 bingkisan dan santunan anak yatim.

SUKADANA — Sebanyak 100 bingkisan dan santunan untuk anak yatim piatu disalurkan dalam acara penutupan Pesantren Muharram 1448 Hijriah di Rutan Kelas IIB Sukadana, Selasa (23/6/2026). Kegiatan ini merupakan inisiasi Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur, Drs. H. Marwansyah, yang menggandeng Baznas, Dinas Sosial, dan pihak rutan setempat.

Kolaborasi Lintas Instansi untuk Pembinaan Warga Binaan

Bupati Lampung Timur, Hj. Ela Siti Nuryamah, hadir langsung dalam acara tersebut bersama jajaran Forkopimda. Dalam sambutannya, Kepala Rutan Kelas IIB Sukadana, Mohammad Jawad Cirry, menilai kegiatan ini sangat bermanfaat untuk membentuk karakter dan meningkatkan keimanan warga binaan.

"Kegiatan tersebut sangat bermanfaat dalam membentuk karakter, meningkatkan keimanan, serta memberikan motivasi positif bagi warga binaan untuk menjadi pribadi yang lebih baik," ujar Jawad.

Santunan dan Bingkisan untuk 100 Penerima Manfaat

Selain penyerahan santunan kepada anak yatim piatu, Kementerian Agama Lampung Timur juga membagikan 100 paket bingkisan kepada warga binaan. Bantuan ini berasal dari kolaborasi antara Baznas Kabupaten Lampung Timur dan Dinas Sosial setempat.

Tak hanya bingkisan, setiap peserta Pesantren Muharram juga menerima buku tuntunan salat. Buku itu diharapkan memperkuat pemahaman dan praktik ibadah sehari-hari bagi warga binaan selama menjalani masa pembinaan di rutan.

Pembinaan Spiritual Jadi Bekal Perbaikan Diri

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur, H. Marwansyah, menekankan bahwa Pesantren Muharram bukan sekadar seremoni. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum untuk menumbuhkan kepedulian sosial dan memperkuat sinergi antarinstansi.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap nilai-nilai keislaman yang telah dipelajari selama Pesantren Muharram dapat menjadi bekal bagi warga binaan untuk memperbaiki diri dan menjalani kehidupan yang lebih baik di masa mendatang,” ujar Marwansyah.

Respons Positif dari Penerima Manfaat

Para penerima manfaat menyambut baik program ini. Mereka berharap kegiatan serupa bisa terus berlanjut sebagai bentuk perhatian terhadap pembinaan mental, spiritual, dan kesejahteraan sosial warga binaan serta anak yatim di Lampung Timur.

Penutupan Pesantren Muharram 1448 H ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi lintas sektor mampu menghadirkan program yang memperkuat nilai keagamaan sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dan optimisme di lingkungan pemasyarakatan.

Bagikan
Sumber: kemenaglampungtimur.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks