BANDAR LAMPUNG — Kejuaraan berkuda memanah yang digelar Pordasi Lampung pada Juni 2027 mendatang tak sekadar ajang kompetisi. Ketua Umum KONI Lampung Taufik Hidayat mengatakan kegiatan ini menjadi momentum untuk mempopulerkan olahraga yang menggabungkan keberanian, ketangkasan, dan sportivitas tersebut kepada masyarakat luas.
Dua Kategori Utama Dipertandingkan
Dalam kejuaraan yang berlangsung di Kotabaru, Jati Agung, Lampung Selatan itu, panitia menyiapkan dua kategori perlombaan. Pertama, kategori Endurance dengan jarak tempuh 40 kilometer dan 20 kilometer. Kedua, kategori Horsebow Ground yang terbagi dalam beberapa kelas usia.
Untuk Horsebow Ground, kelas U-10 akan memanah dari jarak 10 meter, U-16 dari jarak 16 meter, Dewasa Putra dari jarak 30 meter, dan Dewasa Putri dari jarak 25 meter. Pembagian kelas ini dinilai strategis untuk menjaring atlet sejak usia dini.
Dukungan KONI untuk Pengembangan Atlet
Taufik Hidayat menegaskan kejuaraan ini merupakan bentuk dukungan nyata KONI Lampung terhadap pengembangan olahraga berkuda memanah. Menurutnya, semakin banyak kompetisi digelar, peluang lahirnya atlet berkualitas yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional semakin besar.
"Kejuaraan ini diharapkan dapat memotivasi para pecinta dan penggemar berkuda di Provinsi Lampung. Selain itu, masyarakat juga semakin mengenal olahraga berkuda memanah yang memiliki nilai sportivitas, keberanian, dan ketangkasan," kata Taufik Hidayat.
Mengapa Kotabaru Dipilih sebagai Lokasi?
Ketua Pengprov Pordasi Berkuda Memanah Lampung Supendi mengungkapkan pemilihan Kotabaru tak lepas dari upaya meramaikan kawasan tersebut melalui kegiatan olahraga. Ia berharap masyarakat sekitar bisa hadir dan memeriahkan arena kejuaraan.
"Ini merupakan salah satu kejuaraan terbesar dan pertama kali memperebutkan Piala Ketua KONI Lampung. Tentu ini menjadi motivasi tersendiri bagi para atlet maupun komunitas berkuda di Lampung," ungkap Supendi.
Supendi menambahkan, ajang ini diharapkan mampu melahirkan atlet berprestasi yang bisa mengharumkan nama Lampung di pentas nasional maupun internasional. Dukungan KONI Lampung, kata dia, menjadi suntikan semangat bagi perkembangan cabang olahraga yang masih relatif baru ini di provinsi setempat.